UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Efektivitas penerapan model pembelajaran inkuiri dan kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan higher order thinking siswa yang diintermediasi oleh gaya belajar (visual-auditorial-kinestetik) siswa pada mata pelajaran ekonomi SMAN 10 Malang / Menik Kurnia Siwi

Siwi, Menik Kurnia - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Model pembelajaran inkuiri kooperatif tipe jigsaw kemampuan higher order thinking gaya belajar . Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar peran guru tidak hanya sekedar membantu proses pembelajaran atau sebagai seorang pengambil keputusan instruksional tetapi lebih dari itu yaitu guru harus dapat berperan sebagai konselor motivator dan fasilitator agar proses pembelajaran anak didik tidak asal-asalan. Maka dari itu diperlukan metode-metode pembelajaran yang baik untuk membantu tercapainya tujuan pembelajaran. Metode pembelajaran yang baik adalah metode pembelajaran yang memperhatikan karakteristik siswa. Karakteristik siswa berhubungan langsung dengan hasil belajarnya. Karakteristik siswa antara lain meliputi kecerdasan bakat motivasi kelas sosial tingkat aspirasi gaya belajar persepsi dan sikap. Setiap siswa juga memiliki kemampuan yang berbeda dalam menghadapi abstraksi memecahkan masalah dan belajar. Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda sehingga dalam menerima mengolah dan mengingat informasi yang diperoleh juga berbeda-beda. Siswa yang belajar sesuai dengan gaya belajarnya serta didukung oleh strategi pembelajaran yang tepat dapat menerima pelajaran dengan cepat dan diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berpikir tinggi (higher order thinking ability) dalam belajar ekonomi. Sehingga siswa diharapkan mampu menyelesaikan soal-soal pada ranah kognitif menganalisa (C4) mengevaluasi ( C5) dan menciptakan (C6) dalam taksonomi Bloom. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri melalui gaya belajar terhadap kemampuan higher order thinking siswa kelas X SMAN 10 Malang (2) Apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw melalui gaya belajar terhadap kemampuan higher order thinking siswa kelas X SMAN 10 Malang (3) Apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran konvensional melalui gaya belajar terhadap kemampuan higher order thinking siswa kelas X SMAN 10 Malang Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi-experiment) dengan rancangan faktorial 3 x 3 dan menetapkan tiga kelompok subyek yang diteliti setelah memenuhi kriteria homogenitas. Subyek penelitian ini adalah 72 orang siswa kelas X semester genap tahun ajaran 2011/2012 SMAN 10 Malang. Kelas X-10 diajar dengan penerapan model pembelajaran inkuiri kelas X-11 diajar menggunakan model konvensional dan kelas X-12 diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Pengukuran gaya belajar menggunakan tes kuesioner adaptasi dari De Porter dkk (2001). Data dianalisis menggunakan komputer dengan program SPSS 17 for Windows uji beda T-test dan ANOVA. Hasil- hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri melalui gaya belajar siswa terhadap higher order thinking siswa pada mata pelajaran financing business activity. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa (HOT) meningkat setelah adanya penerapan model pembelajaran inkuiri (2) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw melalui gaya belajar siswa terhadap higher order thinking siswa pada mata pelajaran financing business activity. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa (HOT) meningkat setelah adanya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. (3) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran konvensional melalui gaya belajar siswa terhadap higher order thinking siswa pada mata pelajaran financing business activity. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa (HOT) meningkat setelah adanya penerapan model pembelajaran konvensional. (4) terdapat perbedaan kemampuan higher order thinking antara siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional inkuiri dan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw melalui gaya belajar siswa. Hal ini terlihat dari hasil posttest dan gain score yang diperoleh masing-masing model pembelajaran yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian juga terlihat bahwa model pembelajaran inkuiri lebih cocok digunakan untuk anak yang memiliki gaya belajar visual model pembelajaran jigsaw sesuai untuk anak yang memiliki gaya belajar kinestetik dan model pembelajaran konvensional cocok untuk anak yang memiliki gaya belajar auditorial. Oleh karena itu perlu dikemukakan beberapa saran-saran untuk pemanfaatan hasil penelitian yaitu penerapan model pembelajaran dengan memperhatikan gaya belajar perlu diperhatikan oleh guru agar hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Saran-saran untuk peneliti lanjutan untuk mengkaji lebih dalam dengan menggunakan instrument yang lebih bervariasi dan penggunaan waktu yang lebih banyak dalam pelaksanan eksperimen.


Informasi Detail
DDC
Rt 330.0712 SIW e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ekonomi, 2012.
Deskripsi Fisik
xi, 227 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02710/KI/12
Edisi
Tesis ( Pasca Sarjana )--Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. EKONOMI - MODEL PEMBELAJARAN
2. EKONOMI - PRESTASI BELAJAR

Pembimbing
1. Agung Haryono ; 2. Sugeng Hadi Utomo
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik