UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pemanfaatan limbah kulit udang untuk memperoleh glukosamina / Desi Runti Asmuni

Asmuni, Desi Runti - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Bahan sisa non daging kitin kitosan hidrolisis dan glukosamina. Pada industri pengolahan udang bagian daging dan non daging dipisahkan. Daging udang digunakan untuk proses pengolahan lebih lanjut sedangkan non daging menjadi bahan sisa yang tidak dipakai. Kelimpahan bahan sisa non daging berpotensi menjadi limbah. Bahan sisa non daging mengandung protein mineral dan kitin. Kandungan protein dan mineral dalam bahan sisa non daging dapat dihilangkan sehingga diperoleh kitin. Kitin merupakan polimer 2-asetamido-2-deoksi-D-glukosa yang dapat dihidrolisis untuk menghilangkan gugus asetilnya sehingga diperoleh kitosan. Reaksi hidrolisis kitin menjadi kitosan biasa disebut reaksi deasetilasi. Kitosan dapat dihidrolisis menjadi monomernya 2-amino-2-deoksi-D-glukosa yang sering disebut glukosamina. Akhir-akhir ini banyak penelitian mengenai glukosamina yang merupakan komponen penting penyusun sendi sebagai faktor vital dalam mobilitas dan fleksibilitas pergerakan tubuh. Kekurangan glukosamina pada sendi dapat menyebabkan nyeri saat bergerak bila makin parah akan terjadi kekakuan sehingga sulit digerakkan yang dikenal dengan osteoartritis. Kebutuhan glukosamina dapat dipenuhi dengan cara mengkonsumsi suplemen untuk mengurangi gejala osteoartritis. Penelitian ini ingin memberikan informasi tentang salah satu pemanfaaan bahan sisa non daging udang sebagai bahan baku untuk memperoleh glukosamina sehingga menjadi lebih bernilai jual dan bermanfaat sebagai suplemen bagi para penderita osteoartritis. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui bagaimanakah cara memperoleh glukosamina dari serbuk kulit udang dan (2) mengetahui karakter glukosamina yang diperoleh dari serbuk kulit udang. Penelitian ini bersifat eksperimental yang dilakukan di Laboratorium Kimia FMIPA UM pada bulan Oktober 2011 hingga Januari 2012.Tahapan penelitian ini adalah (1) isolasi kitin (2) deasetilasi kitin (3) hidrolisis kitosan dan (4) karak-terisasi glukosamina meliputi penentuan titik lebur uji kelarutan serta identifikasi gugus fungsi dengan spektrofotometer IR di Laboratorium Kimia Universitas Brawijaya. Bahan sisa non daging udang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh glukosamina dengan rendemen sebesar 10%. Glukosamina yang diperoleh berwujud padat berwarna putih mengkilat larut dalam air sedikit larut dalam aseton tidak larut dalam etanol dan memiliki rentang titik lebur 151 5-154 5oC. Spektrum IR mengindikasikan senyawa hasil hidrolisis kitosan adalah glukosamina.


Informasi Detail
DDC
Rs 547.782 ASM p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2012.
Deskripsi Fisik
viii, 53 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02808/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. GLUKOSAMINA
Pembimbing
1. Sutrisno ; 2. Laurent Octaviana
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik