Skripsi
Pengembangan permainan sirkuit egrang tempurung kelapa untuk meningkatkan fisik motorik kasar anak kelompok B di TK Al Hidayah Karanggayam Srengat Kabupaten Blitar / Samsodin
Abstrak
Kata Kunci Pengembangan Permainan Sirkuit Egrang Tempurung Kelapa Fisik Motorik Permainan tradisional egrang adalah salah satu dari permainan tradisional yang saat ini sangat jarang ditemui. Permainan ini dilakukan di sekolah untuk mengembangkan aspek fisik motorik kasar yang selama ini jarang sekali dilakukan di sekolah. Pembelajaran fisik motorik yang sering dilakukan hanya motorik halus saja motorik kasar jarang dilakukan diantaranya belum mempunyai alat dan banyak alat yang hilang ketika akan digunakan. Berdasarkan hasil penelitian awal melalui observasi terhadap anak kelompok B di TK Al Hidayah Karanggayam Srengat Kabupaten Blitar pembelajaran fisik motorik melalui permainan egrang menggunakan tempurung kelapa flashcard papan flanel bola tonggak pipa paralon dan keranjang belum pernah dilaksanakan dan merasa perlu untuk dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan permainan sirkuit egrang tempurung kelapa yang diharapkan mudah untuk dilakukan menyenangkan dan tidak membahayakan bagi anak. Prosedur pengembangan permainan sirkuit egrang tempurung adalah 1) melakukan penelitian dan pengumpulan informasi 2) melakukan perencanaan 3) mengembangkan bentuk produk awal 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 6 subjek 5) melakukan revisi terhadap produk awal 6) melakukan uji lapangan utama dengan 36 subjek 7) melakukan revisi produk. Instrumen yang digunakan adalah berupa kuesioner yang berisi rancangan produk dan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase. Hasil pengembangan ini adalah 92 59% anak mudah melakukan permainan 100% anak senang melakukan permainan dan 100% anak tidak berbahaya melakukan permainan. Hasil pengembangan permainan tersebut sudah sesuai dengan harapan penulis hasil ketuntasan yang dicapai lebih dari 75%. Berdasarkan data hasil pengembangan permainan sirkuit egrang tempurung kelapa dapat disimpulkan permainan tersebut mudah untuk dilakukan menyenangkan dan tidak membahayakan anak. Diharapkan hasil pengembangan ini dapat diujicobakan kepada kelompok yang lebih luas dan dapat disosialisasikan kepada sekolah- sekolah dan lembaga pendidikan yang terkait sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Selain hal tersebut karena penelitian ini hanya terbatas pada pengembangan produk diharapkan ada penelitian selanjutnya untuk menguji tingkat keefektifan dari produk yang dikembangkan.