Tesis
Implementasi program soft skill dalam membangun perilaku moral mahasiswa (Studi multikasus di Asrama Putri Kendedes dan Asrama Putri Poltekes Malang) / Nina Chrisnawati
Abstrak
Kata kunci Implementasi program soft skill perilaku moral. Di dalam era globalisasi sekarang ini kehidupan moral bermasyarakat. Di Indonesia khususnya perilaku moral para mahasiswa tidak bisa lepas dari aspek-aspek yang menciptakan sumber daya manusia yang berkualitias yaitu ahli dalam bidangnya dan terampil dalam bekerja. Peran Perguruan Tinggi dalam proses pendidikan diharapkan menghasilkan lulusan yang kompeten dengan system yang tidak hanya menekankan pada pendidikan hardskill saja tetapi juga memberikan pendidikan softskill sehingga mahasiswa juga memiliki perilaku moral sebagai bekal untuk meraih sukses dikemudian hari dengan disahkannya undang-undang Republik Indonesia No. 20/tahun 2003 tentang system pendidikan Nasional pada bab III pasal 4 ayat 3. Menyebutkan bahwa pendidikan diselenggarakan sebagai sesuati proses pembudayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Untuk mengetahui bagaimana program softskill diterapkan di perguruan tinggi peneliti menetapkan Asrama Putri STIKes Kendedes Malang dan Asrama Putri Poltekes Kemenkes sebagai latar penelitian. Tujuan peneliti ini adalah mengetahui program softskill mendiskripsikan implementasi dan mengevaluasi perilaku moral mahasiswa di STIKes Kendedes dan Poltekes Kemenkes. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pendekatan studi multisitus dengan metode induksi analitis. Tehnik pengumpulan data yang dilakukan adalah (1) wawancara (2) observasi partisipan dan (3) studi dokumentasi. Analisis data yang dilakukan di dalam penelitian ini yaitu (1) analisis data dalam situs (2) analisis data linta situs. Keabsahan dilakukan dengan pengecekan melalui kredibilitas dependabilitas dan konfirmabilitas dengan menggunakan trianggulasi dari segi sumber data dan metode. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh temuan-temuan sebagai berikut (1) latar pengimplementasian program soft skill di STIKes Kendedes Malang dan Poltekes Kemenkes (2) pelaksanaan pengimplementasian program soft skill di STIKes Kendedes Malang dan Poltekes Kemenkes (3) penilaian program soft skiil di STIKes Kendedes Malang dan Poltekes Kemenkes. Terbentuknya pribadi peserta didik yang bermoral di tekankan di STIKes Kendedes Malang dan Poltekes Kemenkes ditekankan pada (1) inspirasi spiritual (2) sumber inspirasi spiritual (3) nilai spiritual dalam konteks pembelajaran di kampus sekolah. Sedang pelaksanaan pengimplementasian program soft skiil dalam membangun perilaku moral mahasiswa mencakup antara lain (1) penetapan kebijakan sekolah (2) visi dari program soft skill dalam membangun perilaku moral (3) misi dari program soft skill dalam membangun perilaku moral (4) tujuan dari program soft skill dalam membangun perilaku moral (5) sasaran dari program soft skill dalam membangun perilaku moral (6) manajemen bangsal dalam membangun perilaku nilai-nilai moral. Beberapa indikator yang menunjang keberhasilan dalam pelaksanaan program soft skill dalam membangun perilaku moral antara lain (1) kedua institusi pendidikan menerapkan system manajemen pengorganisasian secara efektif yang ditandai dengan keterlibatan kerjasama di dalam team work masing-masing (2) menerapkan manajemen partisipatif melalui koordinasi kerja sama yang saling membutuhkan saling mendukung di lingkungan STIKes Kendedes Malang dan Poltekes Kemenkes Malang (3) peran dan fungsi kontrol masing-masing pimpinan di STIKes Kendedes Malang dan Poltekes Kemenkes Malang berjalan sangat efektif sepeti menciptakan suasana komunikasi yang akrab saling memahami saling mempercayai dan mendukung program soft skill antara peserta didik dna dosen (4) bersikap proaktif memantau dan memotivasi para peserta didik (5) mengharapkan para dosen untuk bertanggung jawab kepada tugas masing-masing dan member teladan yang baik kepada peserta didik (6) memberikan sanksi dan denda sehingga perilaku moral para mahasiswa bisa di kotrol. Adapun komponen-kompenen di kedua institusi dari awal yaitu rencana strategi (renstra) dan rencana oprasional (renop) sehingga lebih mengarah kepada program yang sudah direncanakan sehingga di dalam pelaksanaanya dapat tercipta tindakan praktis berupa tehnis di dalam menjalankan program masing-masing komponen. Sedangkan penilaian pengimplementasian program soft skill dalam membangun perilaku moral di STIKes kendedes dan Poltekes Kemenkes Malang mencakup antara lain (1) penerapan manajemen perilaku moral yang efektif sehingga berpengaruh positif di dalam pengimplementasi program soft skill bagi peserta didik di kedua instansi pemdidikan (2) pengimplementasian program soft skill dalam membangun perilaku moral sangat nampak di dalam proses pembelajaran dan nilai-nilai kehidupan antara lain toleransi disiplin tanggung jawab memiliki rasa kebersamaan kehormatan berfikir positif percaya diri saling menghormati sopan santun kejujuran kesetiakawanan sehingga hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi program soft skill dalam membangun perilaku moral di STIKes Kendedes dan Poltekes Kemenkes antara lain penerapan manajemen perilaku moral yang efekif manajemen yang diatur berdasarkan penilaian yang objektif dan perubahan perilaku moral bagi peserta didik. Beberapa saran yang disampaikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut (1) bahwa untuk kedua intitusi pendidikan yaitu STIKes Kendedes Malang dan Poltekes KEmenkes Malang dapat mempertahankan mutu pendidik dengan menyelaraskan kecerdasan intelektual dan kecerdasan moral mahasiswa (2) untuk kementerian kesehatan didalam membangun kebijakan baik ditingkat nasional maupun regional di dalam membentuk perilaku moral dan kepribadian secara utuh pada sikap dan kurikulum pembelajaran (3) bagi orang tua dan pemuda masyarakat agar ditanamkan sejak dini nilai-nilai moral norma-norma yang berlaku di masyarakat (4) untuk peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengungkap lebih dalam lagi tentang perilaku moral dari medan focus yang berbeda.