UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbedaan pengaruh antara pemberian cold water immersion theraphy dan perendaman air hangat terhadap masa pemulihan dengan indikator suhu tubuh / Alfian Usrizal Setiyawan

Setiyawan, Alfian Usrizal - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Cold water immersion therapy perendaman air hangat masa pemulihan suhu tubuh. Cold water immersion therapy merupakan metode rendam dingin yang saat ini berkembang menjadi metode pemulihan setelah latihan atau kompetisi. Mekanisme fisiologis cold water immersion therapy yaitu menyerap kalori area lokal sehingga terjadi penurunan suhu. Perendaman dilakukan pada bagian tubuh yang mengalami kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik. Metode lain yang berkembang saat ini yaitu perendaman air hangat. Efek fisiologis perendaman air hangat adalah pembuluh darah pada kulit akan mengalirkan panas tersebut melalui pori-pori yang melebar sehingga proses pelepasan panas tubuh ke lingkungan bisa terjadi. Masa pemulihan merupakan hal yang paling penting setelah melakukan aktivitas fisik. Salah satu indikator pemulihan yaitu suhu tubuh. Suhu tubuh akan meningkat setelah melakukan aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh antara pemberian cold water immersion theraphy dan perendaman air hangat terhadap percepatan pemulihan dengan indikator suhu tubuh. Rancangan penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen sungguhan. Desain penelitian yang akan diterapkan adalah rancangan prates pascates tiga kelompok yang dipilah secara acak. Sampel penelitian ini adalah siswa sekolah sepakbola Gajayana kota Malang berjumlah 30 siswa. Kelompok kontrol tidak diberi perlakuan sedangkan dua kelompok perlakuan diberi perlakuan metode perendaman. Kepada tiga kelompok ini dilakukan pengambilan suhu sebanyak tiga kali. Setelah data suhu tubuh diperoleh dilanjutkan dengan analisis statistik deskriptif kemudian dilakukan uji normalitas dengan uji Shapiro-Wilk selanjutnya dilakukan uji homogenitas dengan uji Levene dan terakhir dilakukan uji anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata suhu tubuh pada kelompok cold water immersion theraphy adalah 37 4oc suhu tubuh pada kelompok perendaman air hangat adalah 37 1895 oc dan suhu tubuh kelompok kontrol adalah 37 4 oc. Hasil uji anova menunjukkan Ho diterima. Hal ini menunjukkan tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan di antara pemberian cold water immersion theraphy dan perendaman air hangat terhadap percepatan masa pemulihan dengan indikator suhu tubuh. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi percepatan penurunan suhu tubuh baik dengan menggunakan cold water immersion therapy maupun dengan perendaman air hangat. Hasil analisis kedua metode perendaman ini dibandingkan dengan kelompok kontrol juga tidak ada perbedaan yang signifikan.


Informasi Detail
DDC
Rs 612.014465 SET p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Ilmu Keolahragaan, 2012.
Deskripsi Fisik
ix, 77 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02862/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. COLD WATER IMMERSION THERAPY - SUHU TUBUH
2. PERENDAM AIR DINGIN - SUHU TUBUH

Pembimbing
1. Mulyani Surendra ; 2. Rias Gesang Kinanti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik