Skripsi
Penggunaan teknik finger painting dalam menggambar untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Masyithoh Bendomungal Bangil - Kabipaten Pasuruan / Nur Faizah
Abstrak
Kata Kunci Finger Painting Menggambar Kemampuan Motorik Halus. Penelitian ini berlatar belakang pada kurangnya kemampuan motorik halus anak dalam mengkordinasikan warna dan jari tangan pada saat kegiatan menggambar selain itu juga kebanyakan anak dalam memegang pensil warna dan krayon hampir 60% masih belum sempurna sehingga dalam menggerakkan jari tangannya saat menggambar anak merasa kurang puas dengan hasil karyanya. Dan disamping itu juga materi yang disampaikan pada anak kurang bervariasi dan jarang sekali diberikan sehingga membuat anak menjadi bosan bahan dan alat yang digunakan hanya krayon dan pensil warna saja. Selain hal tersebut selama ini kegiatan pembelajaran guru lebih banyak pada penggunaan kegiatan pemberian tugas yang cenderung pada lembar kerja. Rumusan masalah yaitu 1) Bagaimana penggunaan teknik finger painting dalam menggambar agar dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Masyithoh Bendomungal Bangil Kab.Pasuruan.2) Apakah ada peningkatan kemampuan motorik halus dalam menggambar anak kelompok A di TK Masyithoh Bendomungal Bangil Kab. Pasuruan setelah menggunakan teknik finger painting. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan pelaksanaan tindakan paparan data analisis dan refleksi serta rencana perbaikan. Subyek penelitian adalah anak kelompok A TK Masyithoh Bangil Kabupaten Pasuruan. Yang terdiri dari 20 anak dan melibatkan satu guru kolabolator. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi dan dari hasil rekaman video saat kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan teknik finger painting pada pra tindakan dengan skor rata-rata sebesar 57 5% pada tindakan siklus I menunjukkan peningkatan penerapan kegiatan pembelajaran teknik finger painting sejumlah 7 2% dengan skor rata-rata sebesar 64 7% selanjutnya pada tindakan siklus II mengalami peningkatan sejumlah 20% dengan skor rata-rata sebesar 84 7%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran teknik finger painting merupakan kegiatan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan motorik halus (1) Kemampuan mengikat tali celemek. (2) Kemampuan mengaduk adonan finger painting. (3) Kemampuan menuangkan adonan. (4) Kemampuan membentuk gambar dengan menggerakkan jari tangannya. Disarankan kepada guru untuk memberikan kegiatan pembelajaran yang berfariasi materi yang menarik minat anak untuk belajar menggambar dengan teknik finger painting.