Skripsi
Penerapan metode pembelajaran talking stick untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak kelompok A di Taman Kanak-Kanak Senaputra Malang / Dilla Kusuma Putri
Abstrak
Kata Kunci keterampilan berbicara metode talking stick Taman Kanak-kanak Keterampilan berbicara anak Kelompok A Taman Kanak-Kanak Senaputra Malang masih tergolong kurang. Hal itu terbukti dari observasi yang peneliti lakukan hanya 17 64% anak yang mempunyai keterampilan bericara dengan kualifikasi baik. Ini disebabkan oleh metode pembelajaran dari guru yang kurang menarik perhatian dan minat anak sehingga menyebabkan anak bosan. Metode yang sering digunakan adalah bercerita bermain peran dan tanya jawab. Pada kegiatan bercerita atau bermain peran yang aktif berbicara hanyalah guru sedangkan anak-anak cenderung diam. Terkait dengan latar belakang tersebut perlu dirancang metode pembelajaran talking stick agar keterampilan berbicara anak dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses penerapan metode pembelajaran talking stick untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak. (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara anak setelah diterapkan metode pembelajaran talking stick. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan melalui dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Subjek Penelitian adalah anak kelompok A TK Senaputra Malang dengan jumlah 17 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan instrumen berupa lembar observasi dan lembar penilaian serta dokumentasi berupa foto sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penerapan metode pembelajaran talking stick dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak. Pada siklus 1 dalam kegiatan mengungkapkan pendapat tentang gambar anak masih merasa bingung dan malu. Pada siklus 2 dalam kegiatan mengungkapkan pendapat tentang cita-citanya anak merasa senang dan semangat untuk mengungkapkan pendapatnya. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara anak melalui penerapan metode pembelajaran talking stick. Pada pra siklus keterampilan berbicara secara klasikal adalah 17 6% sedangkan pada siklus I keterampilan berbicara secara klasikal meningkat menjadi 52 94% dan pada siklus II meningkat menjadi 94 12%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran talking stick dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak sehingga disarankan kepada guru PAUD untuk menerapkan metode pembelajaran talking stick bagi pihak sekolah diharapkan untuk dapat mensosialisasikan pelaksanaan metode pembelajaran talking stick dalam pembelajaran bidang keterampilan berbicara khususnya berani mengungkapkan pendapat dan kepada peneliti selanjutnya untuk menyempurnakan metode pembelajaran talking stick sehingga menjadi lebih inovatif.