Tugas Akhir
Uji kualitas bata merah dengan bahan campuran sekam padi di daerah Ngetos Kabupaten Nganjuk / Imam Budi Santoso
Abstrak
Kata Kunci bata merah sekam padi uji kualitas daerah Ngetos Kabupaten Nganjuk Fungsi dari bata merah pada jaman sekarang adalah sebagai penyekat. Dari hal tersebut muncullah ide menggunakan bata merah dengan sekam padi. Untuk memenuhi fungsi tersebut bata merah campuran sekam padi sangat cocok dikarenakan bobot atau berat bata yang relatif lebih ringan dibandingkan dengan bata tanpa campuran sekam padi. Bata merah dari daerah Ngetos dipercayai cukup kuat. Hal ini dibuktikan dengan adanya rumah-rumah yang menggunakan bata merah campuran sekam padi masih berdiri dengan kokoh meskipun umur bangunan dari 50 tahun keatas dan kondisi rumah-rumah tersebut masih baik. Penelitian yang akan dilakukakan ini bersifat eksperimen. Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji kualitas bata dari daerah Ngetos. Sampel bata campuran sekam padi akan dibandingkan dengan bata tanpa campuran sekam padi berdasarkan standar dari SNI dan NI-10. Pengujian kualitas bata merah meliputi uji fisik (dimensi warna kesikuan rongga dan retak) uji penyerapan air atau uji arbsorbsi uji kadar garam dan uji kuat tekan. Hasil pengujian fisik bata merah campuran sekam padi terkait dengan dimensi didapatkan hasil dimensi bata campuran sekam padi (211 x 106 x 50) mm dan dimensi bata tanpa campuran sekm padi (222 x 109 x 49) mm. Pada uji ukuran ini didapat panjang dari bata merah campuran sekam padi maupun bata merah tanpa campuran sekam padi tidak memenuhi standar. Hal ini dikarenakan ukuran cetakan bata yang umum digunakan di daerah Ngetos tidak memenuhi standar terutama panjang dari cetakan serta penyusutan material tanah bata merah. Uji warna didapatkan warna bata merah campuran sekam padi dan bata merah tanpa campuran sekam padi cukup bagus. Uji ketajaman potongan didapatkan bata campuran sekam padi memiliki banyak rongga dengan potongan memanjang yang tajam sedangkan bata tanpa campuran sekam padi memiliki memiliki sedikit rongga dan potongan memanjang yang tidak tajam. Rata-rata dari bata merah campuran sekam padi dan bata tanpa campuran sekam padi siku. Hasil pengujian penyerapan air didapatkan bata merah campuran sekam padi dan bata tanpa campuran sekam padi tidak memenuhi standar dikarenakan penyerapan kedua jenis bata tersebut melebihi standar yaitu 8804 20%. Hal ini disebabkan kedua jenis bata tersebut memiliki jumlah rongga yang banyak. Dari pengujian kadar garam diperoleh data bata merah campuran sekam padi dan bata merah tanpa campuran sekam padi memenuhi standar SNI 15-2049-2000 dikarenakan kadar garam kedua jenis bata tersebut 8804 50%. Pengujian kuat tekan menunjukkan bahwa bata merah campuran sekam padi termasuk kelas 50 dengan kuat tekan rerata 51 12 Kgf/cm2 sedangkan bata tanpa campuran sekam padi memiliki kuat tekan rerata 48 57 Kgf/cm2. Bobot dari bata campuran sekam padi lebih ringan dibandingkan bata tanpa campuran sekam padi yaitu 1458 gram dibanding 1622 8 gram.