UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis data observasi dan pengklasifikasian bintik matahari (sunspot) dengan menggunakan klasifikasi zurich dan mcintosh pada bulan Februari-April 2012 / Dewi Meilisa

Meilisa, Dewi - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Aktivitas Matahari Klasifikasi McIntosh Klasifikasi Zurich Sunspot Bintik matahari (sunspot) merupakan aktivitas matahari yang paling mudah diamati dari permukaan bumi sehingga pengamatan aktivitas-akivitas matahari lainnya bergantung pada pengamatan bintik matahari ini. Selain itu data pengamatan bintik matahari (sunspot) ini secara sistematis juga dapat disederhanakan ke dalam sistem klasifikasi yang mempunyai kaitan dengan terbentuknya flare matahari. Dalam pengklasifikasian sunspot terdapat dua sistem klasifikasi yaitu sistem klasifikasi Zurich dan McIntosh. Klasifikasi McIntosh banyak digunakan dalam pengamatan sunspot internasional akan tetapi di Universitas Negeri Malang sendiri sistem klasifikasi ini belum begitu dikenal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara pengklasifikasian dengan menggunakan sistem klasifikasi Zurich dan McIntosh serta perbedaan antara kedua sistem klasifikasi tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Astronomi Fisika UM pada tanggal 7 Februari-2 April 2012 dengan lokasi pengamatan di 07057 39 LS dan 1120 37 9 2 BT ketinggian tempat pengamatan 465 meter lokal plus minus 12 meter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sketsa sunspot harian yang diperoleh dari hasil pengamatan yang dilakukan selama bulan Februari-April 2012. Dengan data harian tersebut peneliti dapat mengklasifikasikan serta membandingkan hasil klasifikasi sunspot menggunakan metode Zurich dan metode McIntosh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kedua sistem klasifikasi di atas terdapat perbedaan pada parameter pengklasifikasian dan cara penulisan grup sunspot sehingga mengakibatkan perbedaan dalam jumlah grup sunspot tiap kelas. Selain itu perbedaan yang paling utama adalah pada pengukuran aktivitas matahari dimana pada klasifikasi Zurich menggunakan bilangan sunspot relatif (R) sedangkan pada klasifikasi McIntosh menggunakan nilai klasifikasi (CV). Nilai rata-rata aktivitas matahari selama pengamatan pada bulan Februari-April 2012 adalah sebesar 59.857 berdasarkan bilangan sunspot relatif (R) sedangkan berdasarkan nilai klasifikasi (CV) aktivitas matahari sebesar 54.321. Aktivitas matahari paling tinggi selama proses pengamatan terjadi pada bulan Maret dan puncak aktivitas matahari adalah tanggal 12 Maret 2012. Dari hasil penelitian tersebut dapat disarankan agar penelitian terhadap jumlah dan klasifikasi sunspot tiap bulannya terus dilakukan sehingga data pengamatan yang diperoleh dapat berkesinambungan dan dapat dijadikan sebagai bahan acuan pada penelitian berikutnya.


Informasi Detail
DDC
Rs 523.74 MEI a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika, 2012.
Deskripsi Fisik
vii, 74 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03023/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. SUNSPOT - PENGKLASIFIKASIAN
Pembimbing
1. Sutrisno ; 2. Samsul Hidayat
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik