UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok A melalui kegiatan bermain adonan tepung terigu di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Kota Blitar / Umi Hanik

Hanik, Umi - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci kemampuan motorik halus bermain adonan tepung terigu Berdasarkan pada observasi dilakukan peneliti diketahui bahwa kemampuan motorik halus anak kelompok A terutama dalam membuat bentuk belum berkembang. Hal tersebut dapat diketahui bahwa dari jumlah 18 anak yang mampu membuat bentuk hanya 6 anak yang 12 anak belum bisa. Hal ini disebabkan oleh metode dan media yang digunakan dalam pembelajaran belum sesuai dengan karakteristik anak. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan pemecahan masalah dengan menggunakan kegiatan bermain adonan tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan penggunaan bermain adonan tepung terigu untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A PAUD. Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Kota Blitar (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok A PAUD. Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Kota Blitar setelah menggunakan adonan tepung terigu untuk bermain. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus dilakukan tahap perencanaan pelaksanaan tindakan pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 anak kelompok A PAUD. Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Kota Blitar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi penilaian hasil karya dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media dari adonan tepung terigu dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A PAUD. Peningkatan kemampuan motorik halus anak dapat dilihat dari prosentase hasil belajar anak. Pada siklus I kemampuan aktifitas anak sebesar 66 6 % pada siklus II meningkat menjadi 88 8 %. Jadi pada kemampuan aktifitas anak dalam membuat adonan tepung terigu mengalami peningkatan sebanyak 22 2 %. Sedangkan nilai prosentase kemampuan motorik halus anak dalam membuat bentuk pada siklus I sebesar 38 2 % dan siklus II sebesar 77 7 %. Jadi kemampuan motorik halus anak dalam kegiatan membuat bentuk mengalami peningkatn sebanyak 39 5 %. Setelah kegiatan penelitian ini selesai maka peneliti memberikan saran sebagai bahan pertimbangan untuk penelitian selanjutnya. Bagi pihak sekolah dan peneliti selanjutnya supaya menggunakan alternatif lain dalam mengatasi permasalahan yang ada dalam pembelajaran anak usia dini. Pembelajaran bagi anak usia dini hendaknya dapat ditingkatkan di berbagai bidang dengan menggunakan metode yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.218019 HAN p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi PAUD, 2012.
Deskripsi Fisik
ix, 89 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02995/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. ANAK (TAMAN KANAK-KANAK) - KEMAMPUAN MOTORIK
Pembimbing
1. Usep Kustiawan ; 2. Suminah
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik