UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Desain sensorless (minimum sensor) kontrol motor induksi 1 fasa untuk mesin perontok padi / Toni Putra Agus Setiawan

Setiawan, Toni Putra Agus - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Sensorless ATmega8 Triac Zero Crossing Detector. Desain Sensorless merupakan salah satu cara pengendalian dalam sistem kendali yang dapat difungsikan untuk berbagai macam jenis beban baik motor DC motor AC 1 fasa maupun motor AC 3 fasa. Desain proyek akhir ini membahas tentang kendali motor induksi 1 fasa agar dapat dioperasikan untuk penggunaan mesin perontok padi. Pengendalian yang dimaksudkan disini adalah suatu pengendalian agar motor ini dapat diatur kecepatan putaran dari rotornya dengan memanfaatkan sinyal keluaran Triac yang sebelumnya diolah Mikrokontroler ATmega8 dengan ZCD dan potensiometer sebagai inputan dan pengaturan kecepatannya yang selanjutnya akan dibandingkan dengan tegangan pada rangkaian sensor sebagai umpan baliknya. Prinsip kerja desain sensorless ini adalah sistem pengendalian kecepatan motor induksi satu fasa dengan perubahan tegangan berbasis ATmega8 ini pengaturan tegangan input kumparan stator motor membutuhkan sebuah computer personal untuk mengatur kerja ATmega8 kemudian sistem ATmega8 akan mengatur sudut sulut Triac dengan memanfaatkan kerja dari pendeteksi tegangan nol (ZCD) dengan input sinyal yang dihasilkan oleh clock internal pada ATmega8. Kemudian chip ATmega8 akan menyulut Triac. Dengan demikian tegangan input kumparan stator motor induksi satu fasa akan dapat dikendalikan. Pengendalian putarannya akan bergantung dari duty cycle padaATmega8 yang diatur oleh tegangan output sensor dan tegangan keluaran dari potensio. Untuk penggunaan mesin perontok padi ini disarankan hanya untuk beban yang ringan agar motor tidak cepat panas dan trip. Karena motor yang digunakan hanya motor dengan kapasitas 125 Watt. Jika ingin digunakan untuk beban yang lebih besar maka hendaklah diganti dengan motor dengan daya yang lebih besar. Namun juga perlu diperhatikan kekuatan dari Triac yang akan digunakan harus sesuai dan tidak melebihi atas kekuatan Triac yang dgunakan. Berdasarkan hasil pembahasan dapat diambil kesimpulan dari pembuatan desain prototype diatas adalah pada metode perancangan terdapat beberapa kesulitan pada saat pemilihan type Triac yang akan digunakan. Pada metode pengujian didapatkan efek hammer saat putaran rendah yaitu efek getaran yang ditimbulkan pada motor saat digunakan dengan menggunakan motor induksi. Selain itu juga torsi motor kurang begitu besar jika hanya menggunakan motor dengan daya 125 W.


Informasi Detail
DDC
Rp 629.252 SET d
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Elektro, 2012.
Deskripsi Fisik
ix, 69 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02996/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. MOTOR - SENSORLESS
Pembimbing
1. Hari Putranto ; 2. Aripriharta
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik