Skripsi
Efektivitas penggunaan media pembelajaran ekspresi seni terapan daerah setempat berupa materi topeng malangan dalam pembelajaran seni rupa kelas VII SMP Negeri 3 Malang / Yuda Eka Pratama
Abstrak
Kata kunci Efektivitas Media Audio Visual Topeng Malangan SMP Saat ini pelajaran seni budaya di SMP Negeri 3 Malang masih dominan menggunakan media konvensional yang hanya menggunakan buku paket seni budaya untuk menciptakan suasana yang dapat menambah motivasi siswa guru dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam memberdayakan berbagai media di dalam proses pembelajaran. Untuk itu masalah yang dikaji adalah bagaimana efektivitas penggunaan media pembelajaran ekspresi seni rupa terapan daerah setempat berupa materi topeng malangan pada mata pelajaran seni rupa dalam pembelajaran kelas VII SMP Negeri 3 Malang. Tujuannya adalah untuk mengetahui keefektivitasan penggunaan media pembelajaran ekspresi seni rupa terapan daerah setempat berupa materi topeng Malangan dalam pembelajaran seni rupa kelas VII SMP Negeri 3 Malang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen semu. Dengan sumber data diambil dari guru siswa serta sarana dan prasarana. Populasinya adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Malang yang diambil 2 kelas sampel dari 9 kelas VII yaitu kelas VII.3 dan kelas VII.6. pengambilan sampel dilakukan dengan cara menggunakan instrumen pengumpulan data yang berupa nilai yang diperoleh dari kondisi awal siswa atau pre-test yang di ambilkan dari arsip/dokumen nilai guru mata pelajaran seni budaya tes dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian yang dipakai adalah analisis menggunakan T tes independent/uji T tidak berpasangan untuk menentukan keefektivitasannya. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa pemanfaatan media pembelajaran ekspresi seni rupa terapan daerah setempat berupa materi topeng malangan dalam mata pelajaran seni rupa terhadap hasil belajar ternyata lebih efektif daripada kegiatan belajar mengajar yang tidak menggunakan media pembelajaran ekspresi seni rupa terapan daerah setempat berupa materi topeng malangan dalam mata pelajaran seni rupa. Nilai rata-rata yang lebih baik ini berarti keberhasilan di dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satu indikator bahwa tujuan dari kegiatan belajar mengajar tercapai adalah dengan adanya perubahan atau pengalaman belajar yang dialami oleh siswa ke arah yang lebih baik atau positif.