UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Analisis kapasitas perencanaan pendidikan dalam penentuan lokasi sekolah dan pengaturan fungsi bangunan di SMK (Studi Multikasus di SMK Negeri 1 Geger Kabupaten Madiun, SMK Negeri 1 Dlanggu Kabupaten Mojokerto, dan SMK Negeri 10 Kota Malang) / Bambang Sigit Widodo

Widodo, Bambang Sigit - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci perencanaan lokasi sekolah pengaturan fungsi bangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Salah satu kebijakan pemerintah untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan adalah dengan memperbanyak sekolah baru dan salah satunya adalah pembangunan SMK. Pemerintah pada saat ini telah membuat kebijakan untuk memperbanyak kuota SMK dibandingkan dengan SMA. Dalam renstra Ditjen Dikmen 2010-2014 dijelaskan bahwa pada akhir tahun 2004 komposisinya antara SMK dengan SMA adalah 30 70 dan pada tahun 2011 komposisinya sudah menjadi 46 54. Permasalahannya adalah bagaimana dinas pendidikan mampu merencanakan lokasi sekolah secara benar sesuai dengan harapan masyarakat. Selain perencanaan lokasi sekolah yang baik sekolah yang akan didirikan pun harus ditata fungsi ruangan dan bangunannya sesuai dengan standar pembakuan bangunan SMK dan keberagaman berdasarkan karakteristik sekolah sehingga proses pembelajaran pun dapat berlangsung secara kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang 1) pertimbangan dalam menentukan lokasi dan pendirian sekolah 2) proses perencanaan dalam menentukan lokasi dan pendirian sekolah 3) pengaturan fungsi ruangan dan bangunan sekolah 4) Daerah keterjangkauan sekolah dan pola persebaran siswa dan 5) perkembangan sekolah. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan studi multikasus. Lokasi dalam penelitian ini adalah SMKN 1 Geger Kabupaten Madiun SMKN 1 Dlanggu Kabupaten Mojokerto dan SMKN 10 Kota Malang. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara (1) wawancara mendalam (2) observasi partisipan dan (3) studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dalam dua tahap yaitu (1) analisis data kasus individu (individual cases analysis) dan (2) analisis data lintas kasus (cross-cases analysis). Sedangkan untuk pengecekan pengabsahan data menggunakan kredibilitas transferabilitas dependabilitas dan konfirmabilitas. Temuan pada ketiga lokasi penelitian menunjukkan bahwa (1) pertimbangan dalam menentukan lokasi dan pendirian sekolah berdasarkan pada kebutuhan sosial (2) proses perencanaan dalam menentukan lokasi dan pendirian sekolah menggunakan langkah-langkah perencanaan yang sistematis (3) pengaturan fungsi ruangan dan bangunan sekolah sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan SMK yang memperhatikan aspek pencahayaan arah angin kelembaban kebisingan arus lalu lintas gangguan bau dan keamanan (4) aksesibilitas lokasi sekolah mudah dijangkau meskipun tidak didukung oleh sarana tranportasi umum yang memadai tetapi mampu menciptakan keinginan sosial yang kuat bagi masyarakat untuk menyekolahkan anaknya sedangkan persebaran siswa pada awalnya mengelompok kemudian membentuk pola yang menyebar merata dan (5) perkembangan sekolah ditinjau dari jumlah siswa bangunan sekolah program keahlian prestasi sekolah dan kemitraan antara sekolah dengan pihak eksternal mengalami peningkatan terutama yang mendapat dukungan dan komitmen yang kuat dari pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini secara praktis adalah bahwa setiap perencanaan dinas pendidikan dalam menentukan lokasi dan pendirian SMK harus mempertimbangkan segala aspek yang berkaitan dengan kebutuhan sosial dan juga menggunakan langkah-langkah perencanaan yang sistematis. Demikian juga dengan pengaturan fungsi ruangan dan bangunan SMK harus memperhatikan standar pembakuan gedung yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan implikasi penelitian secara teoritis adalah mendukung beberapa teori perencanaan yang sudah ada namun di lain sisi juga mengkritik teori perencanaan terutama yang berkaitan dengan penentuan lokasi sekolah. Saran dari hasil penelitian ini adalah 1) bagi sekolah dapat menjalin kemitraan dengan pihak eksternal atau pihak swasta secara lebih baik lagi. 2) Bagi komite sekolah dan masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam pembiayaan pendidikan sehingga membantu sekolah untuk mengembangkan mutu pendidikannya. 3) Bagi sub bagian perencanaan dinas pendidikan kabupaten/kota dapat menggunakan langkah-langkah perencanaan yang baik dan sistematis atas dasar kebutuhan sosial dan berkaitan dengan pengaturan fungsi ruangan dan bangunan sekolah sebaiknya tidak lagi mengacu pada keseragaman yang formalitas tetapi keberagaman sesuai dengan kebutuhan peserta didik budaya sekolah karakteristik sosial dan budaya masyarakat. 4) Bagi kepala dinas pendidikan kabupaten/kota dalam merencanakan penentuan lokasi dan pendirian sekolah kejuruan tidak hanya mengandalkan dana block grant dari pemerintah pusat tetapi juga mampu menjalin kerja sama yang baik dengan dunia usaha dan dunia industri dalam memanfaatkan dana Coorporate Social Responsibility (CSR). 5) Bagi pemerintah kabupaten/kota dapat mengalokasikan anggaran pendidikan melalui APBD. 6) Bagi dinas pendidikan provinsi bisa sebagai mediasi yang baik menghubungkan kepentingan antara dinas pendidikan di kabupaten/kota dengan pemerintah pusat yang dalam hal ini Direktorat Pembinaan SMK. 7) Bagi Direktorat Pembinaan SMK hendaknya memperhatikan dan mempertimbangkan aspek-aspek yang berkaitan dengan kebutuhan sosial dan pola link and match. 8) Bagi peneliti lanjut dapat menindaklanjuti penelitian ini dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan pengaturan fungsi ruangan dan bangunan sekolah dengan menggunakan konsep keberagaman sesuai dengan karakteristik sekolah dan budaya masyarakat sehingga tidak lagi mengatur ruangan dan bangunan dengan pola lama yang cenderung seragam formal dan kaku.


Informasi Detail
DDC
Rd 371.62 WID a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen Pendidikan, 2012.
Deskripsi Fisik
xvii, 402 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03115/KI/12
Edisi
Disertasi (Pasca Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. BANGUNAN SEKOLAH - FUNGSI
2. LOKASI SEKOLAH - FUNGSI
3. PENDIDIKAN PERENCANAAN - ANALIS

Pembimbing
1. Wilem Mantja ; 2. Ahmad Sonhadji K.K. ; 3. Ibrahim Bafadal
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik