Tugas Akhir
Aplikasi mikrokontroler untuk otomatisasi pencuci tangan / Supriadi
Abstrak
Kata Kunci Kran Otomatisasi Mikrokontroler Photodioda Kran pencuci tangan pada rumah sakit restoran maupun toilet saat ini masih digerakkan secara manual. Kran manual tersebut mudah rusak jika sering diputar-putar apalagi kalau yang memutar orang yang kurang bijak. Kelalaian menutup kran akan mengakibatkan pemborosan air. Jika hal ini terus terjadi maka bisa dinilai kurang efektif dan kurang efisien. Dengan pembuatan alat ini diharapkan dapat mempermudah seseorang dalam mencuci tangan secara otomatis dan praktis. Selain itu alat ini juga dilengkapi dengan pemberian sabun dan pengering secara otomatis serta dilengkapi juga dengan pendeteksi antrean. Sehingga dapat menghemat waktu dan tidak perlu khawatir jika ada seseorang yang lalai pada saat menggunakan alat pencuci tangan. Prinsip kerja alat adalah sebagai pencuci tangan yang bekerja secara otomatis. Proses kerjanya adalah sebagai berikut jika sensor IR 1 mendeteksi adanya obyek dengan cara transmitter (IR) memancarkan cahaya kemudian jika terpantulkan akan diterima oleh receiver (photodioda) selanjutnya sensor mengirim data ke pin ADC 0 (PINA.0) mikrokontroler untuk mengubah besaran tegangan keluaran yang berupa analog menjadi bilangan digital dengan logika 0 atau 1. Ketika sensor IR 1 mendeteksi adanya obyek maka mikrokontroler akan mengirim logika ke PORTB.0 berlogika 0 untuk membuka kran sebesar 90 derajat. Selanjutnya jika sensor IR 2 aktif maka PORTD.3 berlogika 0 untuk mengaktifkan driver solenoid valve. Kemudian jika sensor IR 3 yang mendeteksi obyek maka pengering tangan akan menyala. Dalam proses tersebut juga dapat dilihat pada tampilan LCD yang menampilkan prosedur pencucian tangan. Sedangkan jika saklar push button mendeteksi adanya antrean maka kran membuka sebesar 180 derajat. Sehingga debit air yang keluar pada kran air menjadi tinggi dan pada tampilan LCD terdapat pemberitahuan kepada pengguna pertama bahwa ada pengguna kedua yang sedang mengantr