Skripsi
Peningkatan kecerdasan interpersonal melalui bermain kooperatif pada anak kelompok B TK Maarif II Palang Sukorejo Pasuruan / Aminatus Sholikha
Abstrak
Kata Kunci Peningkatan kecerdasan interpersoal bermain koperatif anak tk. Kecerdasan interpersonal merupakan kemampuan anak dalam mempersepsi suasana hati tempramen motivasi dan keinginan orang lain. Diantaranya kemampuan interpersonal anak dapat bekerja sama menjalin kontak dan mentaati aturan main pada kenyataannya yang terjadi pada anak kelompok B TK Ma arif II Palang Sukorejo Pasuruan anak masih belum dapat bekerja sama kurang dapat mematuhi aturan dan masih memilih milih teman. Untuk menstimulasi kecerdasan interpersonal anak dapat digunakan penerapan bermain kooperatif yang di dalamnya menggunakan aturan main. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan penerapan bermain kooperatif yang dapat meningkatkan kecerdasan Interpersonal Anak kelompok B Tk Ma arif II Palang Sukorejo Pasuruan 2) untuk mendeskripsikan peningkatan kecerdasan interpersonal Anak kelompok B Tk Ma arif II Palang Sukorejo Pasuruan. ii Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 (tiga) siklus. Masing-masing siklus terdiri atas 4 tahapan perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah anak kelompok B di TK Ma arif II Palang Sukorejo Pasuruan sebanyak 16 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obser vasi yaitu lembar observasi dan dokumentasi yang berbentuk Vidio CD. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kwalitatif dan analisis deskriptif kwantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses bermain koperatif memindah bola secara estavet bermain warung warungan dan membangun gedung dengan dibuat aturan main sebelum main dan guru menyiapkan skenario serta media untuk bermain dapat disimpulkan anak dapat menjalin kontak dengan teman dapat bekerja sama dan dapat mengikuti aturan main. Penerapan bermain kooperatif dapat meningkatkan kecerdasan interpersonal dengan hasil skor rata-rata pratindakan sebesar 49% siklus 1 sebesar 66% siklus 2 sebesar 66% dan siklus III sebesar 87%. Saran yang disampaikan kepada guru agar dapat memperbaiki proses kegia tan pembelajaran dengan banyak menerapkan dan mengembangkan berbagai permaian kooperatif yang sudah ada agar anak tidak bosan. Sedangkan bagi peneliti lanjutan disarankan untuk mengembangkan kemampuan inter persoanal anak melalui kegiatan bermain kooperatif dengan menggunakan media dan setrategi yang berbeda beda.