Skripsi
Penerapan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) untuk meningkatkan pembelajaran IPA siswa kelas 4 SDN Bandulan 4 Kota Malang / Lutfia Nur Azizah
Abstrak
Kata Kunci Model STM Aktivitas Hasil Belajar IPA Hasil observasi awal di SDN Bandulan 4 ditemukan bahwa kepedulian siswa kelas 4 SDN terhadap lingkungan masih belum baik. Fakta lain pembelajaran IPA Kelas 4 materi daur hidup dan penggolongan hewan guru masih menggunakan metode konvensional dan jarang merancang pembelajaran yang berkaitan dengan kehidupan siswa maupun lingkungannya. Siswa kurang optimal dan hasil belajar siswa tergolong rendah. Berdasarkan hal tersebut maka dilaksanakan pembelajaran IPA dengan menggunakan model STM. Model STM merupakan model pembelajaran yang menggabungkan antara sains dengan teknologi yang berkaitan dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Penerapan model STM pada pembelajaran IPA (2) Aktivitas belajar siswa kelas selama diterapkannya model STM (3) Hasil belajar siswa setelah diterapkannya model STM. Penelitian ini dilakukan di SDN Bandulan 4 Kota Malang dengan subyek siswa kelas 4 sebanyak 40 siswa yang terdiri 16 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis MC Taggart yang meliputi 4 tahap (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi (4) refleksi. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan tahapan-tahapan model STM dengan baik. Pembelajaran dengan menggunakan model STM dapat meningkatkan kepedulian siswa terhadap lngkungan. Disamping itu aktivitas belajar siswa juga meningkat. Jika sebelum dilaksanakan tindakan siswa kurang berani mengemukakan pendapat setelah adanya tindakan siswa lebih berani untuk menemukakan pendapat yang berkaitan dengan maslah lingkungan. Persentase pada siklus 1 diperoleh 62 43% meningkat menjadi 72 5% pada siklus 2. Pembelajaran dengan menggunakan model STM juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SDN Bandulan 4 Kota Malang. Hal ini terbukti dari persentase ketuntasan belajar kelas sebelum tindakan yaitu 52 5%. Pada siklus 1 meningkat menjadi 62 43% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 72 5%. Saran yang dapat diberikan peneliti dalam upaya perbaikan mutu pendidikan di SD adalah model STM dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa serta dapat meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sehingga guru dapat menjadikan model STM sebagai refrensi model pembelajaran yang efektif dan efisien untuk membangkitkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa serta kepedulian terhadap lingkungan.