Skripsi
Pengembangan media slide pembelajaran sejarah dan quiz team pada materi pergerakan kebangsaan Indonesia untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 21 Malang / Silviany Ayu Siti Fatimah
Abstrak
Kata Kunci media pembelajaran quiz team PowerPoint motivasi hasil belajar Guru profesional harus memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi un- tuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah-satunya dengan menggunakan media pembelajaran beprogram PowerPoint. Menurut hasil observasi di SMPN 21 Malang sarana dan prasarana untuk pembelajaran sejarah menggunakan PowerPoint sudah memadai namun siswa kelas VIII memiliki motivasi rendah dan sebagian besar memperoleh nilai di bawah SKM. Salah satu alasannya karena keterbatasan pengetahuan guru sejarah dalam mengembangkan media pembelajaran berprogram PowerPoint. Oleh karena itulah dilakukan penelitian dan pengembangan media pembelajaran berprogram PowerPoint yang inovatif dan interaktif guna meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian dan pengembangan ini yaitu 1) bagaimana pengembangan produk media slide pembelajaran sejarah dan quiz team berprogram PowerPoint 2010 2) bagaimana penerapan pengembangan media slide pembelajaran sejarah dan quiz team berprogram PowerPoint 2010 dan 3) bagaimana motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 21 Malang dengan menggunakan media slide pembelajaran sejarah dan quiz team berprogram PowerPoint 2010 pada materi pergerakan kebangsaan Indonesia . Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari Sadiman dan Sukmadinata yaitu studi pendahuluan analisis kebutuhan perumusan tujuan perumusan materi perumusan evaluasi desain media produksi petunjuk penggunaan validasi produk dan uji coba produk. Validasi produk divalidasi oleh ahli materi dan ahli media sedangkan uji coba produk terdiri dari uji coba perseorangan kelompok kecil dan lapangan. Ketiga subjek uji coba ini digunakan untuk menilai media dan motivasi melalui angket serta mengukur hasil belajar melalui pengujian soal pretest dan posttest. Hasil penelitian menyatakan bahwa media pembelajaran ini mendapatkan persentase 88 93% (valid) dari ahli materi dan 77 81% (cukup valid) dari ahli media sedangkan penilaian siswa terhadap media mendapatkan persentase 93 79% (valid) dari siswa uji coba kelompok kecil dan 91 636% (valid) dari siswa uji coba lapangan. Untuk hasil motivasi mengalami peningkatan sebesar 26 412% yang pada awalnya 55 1% dengan kategori sedang menjadi 81 512% dengan kategori tinggi. Media pembelajaran terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Pada uji coba lapangan menunjukkan bahwa t (hitung) t (tabel) yaitu 15 08 2 04. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah supaya mendesain tutorial pembuatan media pembelajaran karena akan membantu para guru maupun pemula untuk membuat dan mengembangkan media pembelajaran yang inovatif.