Skripsi
Sintesis nanopartikel maghemite (y-Fe2O3) secara elektrokimia dengaqn prekursor Fe(NO3)3.9H2O dalam etanol / Rosida Erica Marista
Abstrak
Kata Kunci maghemite nanopartikel elektrokimia etanol Maghemite ( 947 -Fe2O3) merupakan oksida besi yang memiliki struktur sama dengan magnetite (Fe3O4). Ditinjau dari ukuran partikelnya yang kecil dan sifat kemagnetannya nanopartikel maghemite merupakan partikel yang banyak dimanfaatkan pada berbagai aplikasi. Berbagai metode sintesis nanopartikel maghemite telah dikembangkan dengan tujuan memperoleh metode yang efektif dan efisien. Salah satu metode sintesis yang sederhana dan mudah dikontrol adalah elektrokimia. Sintesis nanopartikel maghemite secara elektrokimia yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan larutan Fe(NO3)3.9H2O dalam etanol sebagai elektrolit dan grafit sebagai elektrode. Besi dalam Fe(NO3)3 .9H2O diharapkan menjadi prekursor bagi pembentukan maghemite. Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruh konsentrasi elektrolit terhadap karakter partikel yang dihasilkan. Sintesis dilakukan dengan menggunakan variasi elektrolit 0 01 0 05 M dan tegangan 40 V selama 3 jam. Partikel maghemite ( 947 -Fe2O3) terbentuk pada permukaan katode berupa serbuk coklat. Maghemite yang terbentuk dikarakterisasi dengan XRD (X-Ray Diffraction) FTIR (Fourier Transform Infra Red) SEM (Scanning Electron Microscopy) VSM (Vibrating Sample Magnetometry) dan BET (Brunauer- Emmet-Teller). Karakterisasi dilakukan untuk mengetahui fase yang terbentuk ukuran rata-rata morfologi sifat kemagnetan dari partikel. Berdasarkan hasil sintesis dan karakterisasi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa (1) nanopartikel maghemite dapat disintesis secara elektrokimia dengan prekusor Fe(NO3)3.9H2O dalam etanol (2) karakter nanopartikel maghemite yang dihasilkan dari sintesis dengan prekusor Fe(NO3)3.9H2O dalam etanol menunjukkan morfologi bola dengan diameter rata-rata 3-6 nm dan bersifat ferromagnetik.