UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh kadar garam dapur (NaCL) dalam media pendingin terhadap tingkat kekerasan pada proses pengerasan baja ST-60 / Yuliana Aziza

Aziza, Yuliana - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci konsentrasi garam baja St 60 perlakuan panas quenching. Pengerasan bahan (hardening) merupakan salah satu proses perlakuan panas dengan kondisi non-equilibrium. Proses pengerasan baja dilakukan untuk memperbaiki sifat mekanis baja yakni sifat kekerasan yang dibutuhkan dalam dunia industri sebagai bahan pembuatan komponen otomotif dan konstruksi pemesinan. Proses hardening akan menghasilkan baja yang lebih berkualitas sehingga dapat digunakan dalam konstruksi pemesinan ataupun komponen otomotif. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) tingkat kekerasan pada baja St 60 setelah dikeraskan dengan media pendingin air yang dicampur dengan garam dapur sebanyak 20 % 25 % dan 30 %(NaCl) (2) menge-tahui jenis media pendingin yang dapat menghasilkan kekerasan tertinggi jika media pendingin air ditambahkan garam dapur dengan kadar yang berbeda (3) mengetahui perbedaan nilai kekerasan pada baja St 60 yang telah mengalami proses hardening dengan media pendingin yang ditambahkan kadar garam 20 % 25 % dan 30 % (4) mengetahui pengaruh kadar garam (NaCl) dalam media pendingin terhadap tingkat kekerasan pada proses pengarasan baja St 60. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Sedangkan desain penelitiannya adalah penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium. Teknik analisis data menggunakan analisis uji beda t dan anova yakni uji paired sample t test dan one way anova. Analisis statistik tersebut digunakan untuk pengujian dan membuktikan hipotesis. Objek penelitian ini adalah baja karbon menengah St 60 yang kemudian diberi perlakuan yakni hardening dengan media pendingin yang berbeda. Hasil penelitian rata-rata nilai kekerasan pada baja St 60 dengan media pendingin 20 % NaCl sebesar 264.5 HV untuk kadar garam 25 % NaCl menunjukkan angka kekerasan 278 HV sedangkan baja dengan kadar 30 % NaCl sebesar 311 HV. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai kekerasan pada baja St 60 antara sebelum dan setelah mengalami proses hardening yang kemudian didinginkan dengan media pendingin larutan garam 20 % 25 % dan 30 % sehingga dapat sisimpulkan bahwa kadar garam dapur (NaCl) berpengaruh terhadap tingkat kekerasan baja St 60. Tingkat kekerasan baja akan meningkat seiring bertambahnya kadar garam yang dimasukkan kedalam media larutan pendingin baja St 60. Tingkat kekerasan baja tertinggi dicapai pada spesimen yang dikeraskan dan didinginkan dengan media pendingin larutan garam dengan kadar 30 % NaCl.


Informasi Detail
DDC
Rs 669.96142 AZI p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, 2012.
Deskripsi Fisik
X, 78 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03392/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. BAJA ST-60 - PENGRASAN
2. METALURGI

Pembimbing
1. Tuwoso ; 2. Wahono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik