Disertasi
Pengaruh strategi pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW vs pembelajaran lan gsung dan kemampuan penalaran terhadap presztasi belajar sosiologi dan keterampilan sosial siswa di SMA / Tikno Anianto
Abstrak
Kata kunci strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pembelajaran langsung kemampuan penalaran prestasi belajar keterampilan sosial Rendahnya ketrampilan sosial siswa pada pembelajaran sosiologi tingkat SMA disebabkan dalam pembelajaran sosiologi terlalu menekankan kemampuan kognitif saja terutama mengarah pada tataran dimensi kognitif yang paling rendah. Pembelajaran sosiologi mementingkan pada penghafalan konsep dan mengabaikan aspek-aspek kognitif yang lain. Selain itu guru dalam melaksanakan pembelajaran masih terbiasa dengan penggunaan strategi pembelajaran langsung yang cenderung berpusat pada guru. Akibatnya siswa tidak mendapatkan kesempatan untuk saling berbagi kemampuan dan keterampilan antara sesama mereka dalam proses pembelajaran. Tingkat kemampuan penalaran diidentifikasikan memiliki pengaruh terhadap pencapaian hasil belajar siswa sehingga dalam merancang kegiatan pembelajaran perlu mempertimbangkan tingkat kemampuan penalaran siswa. Tujuan penelitian ini adalah (1) menguji perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang diberi perlakuan dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan pembelajaran langsung (2) menguji perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang memiliki kemampuan penalaran berbeda (3) menguji interaksi antara strategi pembelajaran yang berbeda dengan kemampuan penalaran berbeda terhadap prestasi belajar siswa (4) menguji perbedaan keterampilan sosial antara kelompok siswa yang diberi perlakuan dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan pembelajaran langsung (5) menguji perbedaan keterampilan sosial antara kelompok siswa yang memiliki kemampuan penalaran berbeda (6) menguji interaksi antara strategi pembelajaran berbeda dengan kemampuan penalaran berbeda terhadap keterampilan sosial siswa. Penelitian melibatkan satu variabel bebas yakni strategi pembelajaran dua variabel terikat prestasi belajar dan ketrampilan sosial serta satu variabel moderator kemampuan penalaran. Variabel bebas terdiri dua dimensi yakni strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan strategi pembelajaran langsung sedangkan variabel moderator diklasifikasikan dalam dua kemampuan penalaran yakni kemampuan penalaran tinggi dan kemampuan penalaran rendah. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimental dengan rancangan faktorial 2 x 2. Prosedur penelitian menggunakan prates-perlakuan-postes. Subyek penelitian terdiri dari 45 siswa kelas XI IPS1 yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan 44 siswa kelas XI IPS2 dibelajarkan dengan strategi pembelajaran langsung. Instrumen yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar adalah tes uraian yang berjumlah 10 butir soal sedangkan untuk mengukur ketrampilan sosial siswa menggunakan angket yang terdiri dari 25 butir pertanyaan. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik Manova dengan bantuan komputer program SPSS 13.0 for windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) secara keseluruhan kelompok siswa yang memperoleh pembelajaran dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw mencapai prestasi belajar yang berbeda dibandingkan dengan kelompok siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran langsung (2) ada perbedaan yang signifikan dua tingkat kemampuan berbeda terhadap prestasi belajar sosiologi (3) tidak terdapat interaksi yang signifikan di antara dua strategi pembelajaran berbeda dan tingkat kemampuan penalaran berbeda terhadap prestasi belajar sosiologi (4) ada perbedaan yang signifikan penggunaan strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan strategi pembelajaran langsung terhadap keterampilan sosial siswa (5) ada perbedaan yang signifikan kondisi dua tingkat kemampuan penalaran berbeda terhadap keterampilan sosial siswa (6) tidak terdapat interaksi yang signifikan antara dua strategi pembelajaran berbeda dan tingkat kemampuan penalaran berbeda terhadap keterampilan sosial siswa. Berdasarkan hasil penelitian dikemukakan saran-saran (1) Saran-saran pemanfaatan hasil penelitian yaitu strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw sangat cocok digunakan untuk meningkatkan prestasi belajar dan ketrampilan sosial siswa dengan tingkat kemampuan penalaran berbeda dalam proses pembelajaran. Agar pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat dilaksanakan secara optimal maka guru perlu memperhatikan beberapa hal (a) merancang pembelajaran secara cermat untuk menjamin adanya panduan di setiap langkah pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan mengantisipasi permasalahan-permasalahan yang muncul saat siswa mengikuti proses pembelajaran (b) memahami keterampilan bekerja sama dalam kelompok sebagai langkah memahami konsep materi pembelajaran (c) memotivasi siswa agar dapat belajar bersama dan berani mengungkapkan gagasan sendiri dalam diskusi pada kelompok induk maupun kelompok ahli. (2) Saran-saran untuk penelitian lanjutan yaitu disarankan menggunakan variabel moderator lainnya seperti gaya berpikir tingkat kemandirian siswa dan motivasi siswa dengan kajian materi yang berbeda Diperlukan juga subjek penelitian yang lebih besar untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang keefektivan strategi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap prestasi belajar dan keterampilan sosial siswa.