Skripsi
Meningkatkan kemampuan penalaran siswa dengan model problem based learning pada pelajaran IPA di kelas IV SDN 1 Serut Kabupaten Tulungagung / Kurnia Dwi Puspita
Abstrak
Kata Kunci kemampuan penalaran model Problem Based Learning Pelaksanaan pembelajaran IPA di SDN 1 Serut Kabupaten Tulungagung dilaksanakan secara konvensional dengan metode ceramah dan penugasan dan soal yang diberikan hanya bersifat hafalan sehingga siswa tidak mengembangkan kemampuannya bernalar Rumusan masalah penelitian ini (1) Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran IPA di kelas IV pada pratindakan (2) Bagaimanakah kemampuan penalaran siswa pada pelajaran IPA di kelas IV pada tahap pratindakan (3) Bagaimanakah pelaksanaan model Problem Based Learning pada pelajaran IPA di kelas IV pada tiap siklus (4) Bagaimanakah kemampuan penalaran siswa pada pelajaran IPA di kelas IV pada tiap siklus dan (5) Bagaimanakah peningkatan kemampuan penalaran siswa melalui penerapan model Problem Based Learning pada pembelajaran IPA di kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus tiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 39 anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi tes dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari data observasi sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil tes akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan kemampuan penalaran siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kemampuan siswa menalar pada pratindakan 33% dengan kriteria sangat kurang baik meningkat menjadi 91% dengan kriteria sangat baik di akhir siklus II. Ditinjau dari rata-rata hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan pada pratindakan 54 36% dengan kriteria kurang baik meningkat menjadi 85 13% dengan kriteria sangat baik di akhir siklus II. Ditinjau dari keberhasilan penerapan model PBL disarankan bagi guru untuk menggunakan pembelajaran PBL untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa mengembangkan pertanyaan-pertanyaan untuk meningkatkan kemampuan penalaran siswa dan dapat menerapkan model PBL pada mata pelajaran lain.