Tugas Akhir
UPS (Uninterruptible Power Supply) berbasis PWM inverter H-bridge menggunakan mikrokontroler ATmega8535 / Nuzulul Ilham Ogi Rafiandana
Abstrak
Kata Kunci Inverter PWM Transfer Switch Charger Uninterruptible Power Supply Saat suatu lingkungan perumahan terjadi pemadaman listrik oleh PLN aktifitas dan kenyamanan menjadi terganggu. Terlebih lagi apabila pemadaman terjadi pada malam hari tentunya suasana akan menjadi gelap. Masalah lainnya adalah penyaluran listrik ke daerah terpencil belum bisa merata sehingga masyarakat di daerah tersebut rela membayar mahal membeli panel sel surya dengan kapasitas daya kecil untuk memenuhi kebutuhan listrik. Pembuatan tugas akhir ini dilaksanakan dengan tujuan untuk (1) merancang inverter untuk back up daya (2) menyusun komponen elektronika agar menjadi sebuah UPS (3) melakukan percobaan dan pengujian dan (4) mengetahui prosedur kerja keseluruhan UPS. Metode perancangan meliputi (1) perancangan rangkaian minimum sistem ATmega8535 (2) perancangan sensor tegangan transfer switch (3) perancangan rangkaian charger (4) perancangan rangkaian inverter dan (5) perancangan transformator. Hasil pengujian menunjukkan adanya rugi tegangan dimana dari 12 Volt tegangan yang masuk pada inverter hanya 9 Volt output inverter. Pada input transformator juga terjadi rugi tegangan karena adanya penurunan tegangan menjadi 7 Volt. Sehingga pada output transformator hanya dihasilkan tegangan 150 Volt AC. Saat PLN menyala relay switch 2 aktif untuk menyalurkan daya dari PLN ke beban. Saat PLN padam mikrokontroler mendapat input dari sensor tegangan untuk mengaktifkan switch 4 dan switch 5 agar output inverter tersalurkan ke beban sehingga beban terlindungi dari kondisi kritis saat terjadi pemadaman. Saat tegangan baterai kosong relay switch 1 aktif untuk proses charging aki. Saat aki penuh dan PLN dalam kondisi menyala maka relay switch 3 nonaktif untuk memisahkan saluran PLN dan UPS. Selalu terjadi penurunan tegangan output inverter saat dipasang transformator step up. hal itu terjadi karena output inverter harus menginduksi belitan yang lebih banyak.