Tugas Akhir
Perancangan dan pembuatan trainer PLC dalam aplikasi rangkaian kontrol untuk lampu lalu lintas di jalan simpang tiga / Ade Irawan Saputro
Abstrak
Kata Kunci kostum properti kemampuan bermain peran. Pembelajaran drama di sekolah dapat diklasifikasikan ke dalam dua golongan (1) pembelajaran teks drama yang termasuk sastra dan (2) pementasan drama yang termasuk bidang teater. Dalam pengajaran teks drama ini dianjurkan pula untuk mementaskan meskipun satu catur wulan (untuk saat ini satu semester) mungkin hanya dua atau tiga kali pementasan sederhana. Mementaskan drama memerlukan kelengkapan baik kelengkapan untuk artis atau aktor maupun kelengkapan artistik. Kelengkapan tersebut bisa berupa kostum properti tata rias dekorasi panggung dan sebagainya. Penggunaan kelengkapan pementasan drama dalam pembelajaran drama masih belum dioptimalkan. Kostum dan properti merupakan bagian dari kelengkapan pentas yang sangat lazim diperlukan keberadaannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan kostum dan properti dalam pembelajaran drama terhadap kemampuan bermain peran siswa kelas XI. Kemampuan bermain peran yang diukur meliputi aspek vokal (intonasi dan volume) gerak (gesture business dan movement) serta ekspresi atau mimik. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan postes tanpa melalui pretes. Seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Malang berlaku sebagai populasi. Sampel penelitian adalah kelas XI E-1 (program ilmu sosial) sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI E-2 (program ilmu sosial) sebagai kelas kontrol. Pengambilan kedua kelas tersebut sebagai sampel menggunakan teknik random sampling. Setelah dilakukan tes mementaskan drama data sampel diolah menggunakan analisis statistik uji-t pada program komputer SPSS (Statistical Package for the Scientist)16.0 for Windows dengan taraf signifikansi 0 05. Uji-t bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara kelas eksperimen yang diberikan perlakuan berupa penggunaan kostum dan properti dengan kelas kontrol yang tidak diberikan perlakuan dalam pembelajaran drama. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama kemampuan bermain peran aspek vokal yang terdiri dari intonasi dan volume. Terdapat pengaruh signifikan penggunaan kostum dan properti terhadap kemampuan bermain peran siswa aspek intonasi. Hal ini berdasar pada hasil uji t yang diperoleh thitung ttabel (3 225 2 021). Tidak terdapat pengaruh signifikan penggunaan kostum dan properti terhadap kemampuan bermain peran siswa aspek volume. Hal ini berdasar pada hasil uji t yang diperoleh thitung