Skripsi
Studi tentang pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai di SDN Percobaan 2 Malang / Zainal Abidin
Abstrak
Kata Kunci Studi Kegiatan Ekstrakurikuler Menggambar dan Mewarnai Sekolah harus mampu memfasilitasi anak untuk dapat mengekspresikan dan mengembangkan kreativitas. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melalui kegiatan intrakurikuler maupun kegiatan ekstrakurikuler sebagai kegiatan pengembangan diri. Salah satu ekstrakurikuler yang ditujukan untuk mengembangkan kreativitas anak adalah ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai di SDN Percobaan 2 Malang baik dari segi manajemen organisasi kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler mulai dari perencanaan pelaksanaan hingga hasil pembelajaran serta faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam kegiatan ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti berharap dapat menghasilkan gambaran sebagai jawaban atas permasalahan yang ada melalui data-data yang terkumpul. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa manajemen ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai di SDN Percobaan 2 Malang dipegang oleh Kepala Sekolah dengan dibantu oleh berbagai pihak. Selanjutnya manajemen ekstrakurikuler didasarkan atas Rencana Anggaran Kegiatan Sekolah (RAKS) yang berisi aturan-aturan dasar sekolah termasuk untuk kegiatan ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai. Kegiatan ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai di SDN Percobaan 2 Malang diadakan pada hari Sabtu pukul 10.00-11.00 WIB di ruang kelas 2-D karena sekolah masih belum memiliki ruangan khusus untuk kegiatan ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai. Pembelajaran ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai menggunakan model aprentisip yang berarti bahwa pembelajaran berpusat pada guru. Jadi siswa-siswi masih mengikuti cara yang digunakan oleh guru. Selanjutnya metode yang digunakan oleh guru ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai adalah metode demonstrasi dan imitasi dimana guru memberi contoh gambar serta mendemonstrasikan cara menggambar dan mewarnai yang baik dan benar. Faktor pendukung kegiatan ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai antara lain pihak sekolah menyediakan alokasi dana dan sarana prasarana penunjang. Faktor penghambat dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai antara lain belum adanya ruang khusus untuk pelaksanaan ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai sekolah masih belum mempunyai referensi buku-buku pendukung kegiatan ekstrakurikuler menggambar dan mewarnai guru tidak menggunakan Silabus dan RPP serta guru hanya menggunakan media berupa krayon.