UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh kepemilikann manajerial, kepemilikan institusional dan pertumbuhan penjualan terhadap kebijakan hutang perusahaan (Studi pada Perusahaan Basic Industri and Chemical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2008) / Alim Fauzi

Fauzi, Alim - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Teori Agensi Kepemilikan Manajerial Kepemilikan Institusional. Dan Pertumbuhan Penjualan Kebijakan Hutang Jensen dan Meckling (1976) menyatakan bahwa hubungan keagenan muncul ketika suatu orang atau lebih (principal) mempekerjakan orang lain (agent) untuk memberikan suatu jasa dan kemudian mendelegasikan wewenang pengambilan keputusan kepada agen tersebut. Manajer diberi kekuasaan oleh pemilik perusahaan yaitu pemegang saham untuk membuat keputusan dan hal ini menciptakan konflik potensial atas kepentingan yang disebut teori agen (agency theory) (Houston Brigham 2006 26). Konflik antara manajemen dengan pemegang saham diantaranya adalah pembuatan keputusan yang berkaitan dengan aktivitas pencarian dana (financing decision) dan keputusan yang berkaitan dengan bagaimana dana yang diperoleh tersebut diinvestasikan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial kepemilikan institusional dan pertumbuhan penjualan terhadap kebijakan hutang perusahaan. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini ditentukan secara purposive sampling method dan menggunakan pool time series. Sehingga diperoleh sebanyak 42 perusahaan basic industry dan chemical yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2007-2008. Analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama variabel kepemilikan manajerial diperoleh nilai t-hitung sebesar -3 362 dengan p 0 002. Jadi kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang perusahaan. Kedua variabel kepemilikan institusional diperoleh nilai t-hitung sebesar -1 824 dengan p 0 076. kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang perusahaan. Ketiga variabel pertumbuhan penjualan diperoleh nilai t-hitung sebesar -2 050 dengan p 0 047. Jadi pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang perusahaan. Penelitian ini memiliki keterbatasan yaitu 1. Pada penelitian ini nilai koefisien determinasi (R2) hanya sebesar 29.9 %. 2. Pada penelitian ini periode data yang diambil adalah periode tahun 2007-2008. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah a) menambahkan variabel-variabel lain seperti kebijakan deviden sebaran kepemilikan yang memiliki pengaruh terhadap kebijakan hutang. b) Memperhitungkan faktor makro ekonomi pada tahun penelitian yang diduga dapat mempengaruhi penelitian seperti kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM tingkat inflasi krisis ekonomi global yang berdampak pada stabilitas ekonomi Indonesia stabilitas nilai tukar Rupiah.


Informasi Detail
DDC
Rs 658.1526 FAU p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Akuntansi, 2011.
Deskripsi Fisik
xi, 54 ( 5 ) lembar : il. tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03650/KI/12
Edisi
Skripsi ( Sarjana )--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. HUTANG - KEBIJAKAN
Pembimbing
1. Dyah Aju Wardhani ; 2. Hj. Siti Thoyibatun
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik