Skripsi
Pengaruh trading volume activity dan risk of return terhadap holding period saham dengan bid-ask spread sebagai variabel intervenning (studi pada perusahaan LQ 45 periode 2008-2010) / Rina Eka Ningtyas
Abstrak
Kata kunci Trading volume activity risk of return holding period saham bidask spread Investasi adalah penanaman sejumlah dana atau sumber dana lainnya yang dilakukan pada saat ini dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan di masa mendatang. Aktivitas investasi umumnya dilakukan dengan menginvestasikan sejumlah dana atau sumber dana lainnya pada aset riil dan aset finansial. Investasi pada aset finansial terjadi di pasar modal. Di pasar modal para partisipan pasar menghadapi asimetry information dimana sebagian investor memilki informasi yang lebih dibandingkan yang lain. Dengan adanya asimetry information para investor berusaha mendapatkan sinyal yang digunakan sebagai informasi untuk menentukan holding period. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh trading volume activity dan risk of return terhadap holding period saham dengan bid-ask spread sebagai variabel intervenning. Trading volume activity diperoleh dari perbandingan antara volume perdagangan dan jumlah saham beredar. Risk of return diperoleh dari perhitungan standar deviasi varian return. Holding period saham diperoleh dari perbandingan antara jumlah saham beredar dan volume perdagangan. Bid-ask spread diperoleh dari selisih antara bid dan ask. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan yang tergabung dalam kategori indeks LQ 45 periode 2008-2010 sebanyak 19 perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis yang diajukan adalah analisis regresi linier berganda dan analisis jalur (path). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa trading volume activity berpengaruh negatif signifikan terhadap holding period saham dan bid-ask spread. Dengan analisis jalur trading volume activity berpengaruh negatif signifikan terhadap holding period saham melalui bid-ask spread. Sedangkan risk of return berpengaruh negatif signifikan terhadap holding period saham dan berpengaruh positif signifikan terhadap bid-ask spread. Dengan analisis jalur risk of return berpengaruh positif signifikan terhadap holding period saham melalui bid-ask spread. Berdasarkan penelitian ini diharapkan investor yang akan melakukan transaksi di pasar modal hendaknya menggabungkan trading volume activity dan bid-ask spread untuk menentukan holding period. Untuk risk of return sebaiknya langsung digunakan untuk menentukan holding period daripada harus menggabungkannya dengan bid-ask spread. Bagi peneliti selanjutnya yang akan melakukan penelitian sejenis hendaknya menambah periodisasi yang lebih panjang dan menambah jumlah sampel yang ada.