Tugas Akhir
Perancangan animasi dua dimensi tentang proses terjadinya hujan di daerah tropis untuk siswa kelas III Sekolah Dasar / Aghisna Lita Sani
Abstrak
Kata Kunci film animasi dua dimensi proses hujan daerah tropis Selama ini seperti dapat diketahui bahwa belajar merupakan suatu kewajiban para siswa. Namun tidak jarang siswa yang malas belajar dikarenakan mereka menganggap buku itu kurang menyenangkan. Oleh karena itu penulis ingin membantu para siswa belajar dengan menggunakan media animasi. Dengan menonton animasi dengan tema Proses Terjadinya Hujan di Daerah Tropis ini diharapkan para siswa bisa lebih mudah dan menyenangkan dalam mempelajari proses terjadinya hujan itu sendiri terutama di daerah yang beriklim tropis. Pembuatan film ini melalui beberapa proses yang terbagi dari proses pra produksi produksi dan pasca produksi. Setiap proses masih terbagi lagi dan menghasilkan suatu progres dalam mencapai satu kesatuan film ini karena dalam pembuatan film dua dimensi ini tidak mungkin ada satu proses yang terlewati. Pembuatan film animasi dua dimensi tentang proses terjadinya hujan di daerah tropis ini telah menghasilkan produk yang berupa film animasi berbasis dua dimensi dengan durasi hampir lima menit. Proyek ini dapat digunakan sebagai media untuk belajar mengenai proses terjadinya hujan di daerah tropis. Selain itu dapat diputar pada komputer maupun televisi. Sehingga kesempatan untuk belajar dengan cara yang menyenangkan terbuka lebar. Dengan adanya film dua dimensi tentang proses terjadinya hujan di daerah tropis ini maka ada beberapa saran untuk para pemirsa tenaga pendidik pembuat dan pemerintah. Saran untuk pemirsa film dua dimensi ini adalah agar para pemirsa dapat lebih mudah mengerti proses terjadinya hujan terutama di negara Indonesia yang merupakan daerah tropis terutama hujan alami dan buatan. Untuk para tenaga pendidik agar dapat memanfaatkan film animasi ini sebagai media untuk mengajar tentang proses terjadinya hujan terutama di daerah tropis. Bagi pembuat diharapkan dapat lebih meningkatkan kemampuan khususnya dalam bidang animasi agar dapat membantu mensosialisakan kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat melalui film animasi. Karena pembuat mempunyai banyak kekurangan yang bisa menjadi kelemahan dalam tugas akhir ini. Bagi pemerintah terutama Dinas Pendidikan dapat menggunakan film animasi ini untuk membantu menambah bahan ajar. Sehingga para murid lebih bersemangat dalam belajar.