UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pembelajaran membaca kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Malang / Nur Fitria Ardiyani

Ardiyani, Nur Fitria - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci pembelajaran membaca kritis membaca kritis. Pembelajaran membaca kritis di SMP merupakan dasar atau landasan membaca kritis untuk tingkat pendidikan yang lebih tinggi atau jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian yang dilakukan oleh Yatmitraningsih pada tahun 2011 menyatakan bahwa kemampuan membaca kritis siswa SMA masih lemah dibuktikan dengan seluruh siswa tidak dapat mencapai skor standar ketuntasan minimal dalam uji kemampuan membaca kritis. Lemahnya kemampuan membaca kritis siswa SMA dapat disebabkan oleh lemahnya pembelajaran membaca kritis yang dilakukan di SMA. Untuk meminimalkan kelemahan tersebut agar tidak berkelanjutan maka perlu diberikan perhatian yang lebih terhadap pembelajaran membaca kritis di SMP. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran membaca kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 21 Malang. Pembelajaran membaca kritis dikhususkan pada rancangan pembelajaran membaca kritis pelaksanaan pembelajaran membaca kritis dan penilaian pembelajaran membaca kritis. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa data verbal tentang rancangan pembelajaran membaca kritis pelaksanaan pembelajaran membaca kritis dan penilaian pembelajaran membaca kritis. Sumber data dalam penelitian ini adalah (1) program tahunan (prota) program semester (promes) silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dibuat oleh guru sebelum mengajar (2) pengamatan interaksi kelas antara guru dan siswa yang meliputi kegiatan pendahuluan kegiatan inti dan kegiatan penutup dalam pelaksanaan pembelajaran (3) penilaian proses dan penilaian hasil pembelajaran membaca kritis. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara observasi serta studi dokumen yang kemudian dianalisis melalui pedoman analisis rancangan pembelajaran kriteria analisis data pelaksanaan dan kriteria data penilaian pembelajaran membaca kritis. Teknik pengecekan keabsahan data dilakukan dengan diskusi dengan ahli yaitu dosen pembimbing dan menggunakan bahan referensi berupa buku-buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat rancangan pembelajaran yang disusun oleh guru cukup lengkap. Guru menyusun program tahunan (prota) program semester (promes) silabus dan RPP. Akan tetapi sumber belajar dan media pembelajaran yang dicantumkan guru kurang tepat. Guru hanya mencantumkan media cetak pada silabus dan mencantumkan lembar kerja kelompok pada RPP. Guru tidak mencantumkan media pembelajaran pada RPP. Penentuan alokasi waktu setiap kompetensi dasar yang terdapat pada prota dan promes juga kurang tepat. Materi yang disajikan guru pada pelaksanaan pembelajaran lengkap dan siswa bekerja secara kelompok dan individu. Namun pengorganisasian alokasi waktu yang dilakukan guru kurang maksimal. Guru menggunakan penilaian proses dan penilaian hasil dalam pembelajaran membaca 8 kritis. Akan tetapi guru tidak memberikan tugas rumah kepada siswa dan bacaan yang digunakan terlalu panjang sehingga menyulitkan siswa. Berdasarkan hasil penelitian guru kurang memperhatikan penentuan alokasi waktu setiap kompetensi dasar yang terdapat pada program tahunan (prota) dan program semester. Hendaknya guru lebih memperhatikan penentuan alokasi waktu yang terdapat pada program tahuan dan program semester. Selain itu guru hanya mencantumkan sumber belajar pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan tidak mencantumkan media pembelajaran. Hendaknya guru lebih mempelajari materi tentang sumber belajar dan media pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan pembelajaran guru kurang memperhatikan alokasi dan kurang efektif dalam mengelola kelas sehingga pelaksanaan pembelajaran menjadi kurang maksimal. Metode yang digunakan guru juga kurang bervariasi dan hanya terjadi interaksi satu arah antara guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran (guru bertanya dan siswa menjawab). Disarankan kepada guru untuk (1) lebih memperhatikan alokasi waktu yang digunakan dan mengelola kelas dengan lebih efektif (2) menggunakan metode yang lebih bervariasi dalam pembelajaran membaca (3) lebih mengoptimalkan kemampuan siswa dalam bertanya kepada guru apabila ada yang kurang dimengerti oleh siswa. Penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi penelitian selanjutnya misalnya akan mengadakan penelitian tindakan kelas (PTK) atau penelitian pengembangan. Peneliti selanjutnya hendaknya dapat mengembangkan bahan ajar strategi media yang dapat meningkatkan pembelajaran membaca kritis.


Informasi Detail
DDC
Rs 499.22184 ARD p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Bahasa,Sastra Indonesia dan Daerah, 2012.
Deskripsi Fisik
xi,147 lembar ; il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03863/KI/12
Edisi
Skripsi ( Sarjana )--Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. BAHASA INDONESIA - MEMBACA KRITIS - PEMBELAJARAN
Pembimbing
1. Imam Agus Basuki ; 2. Moch. Syahri
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik