Skripsi
Penerapan team teaching pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Islam al-Ma\'arif 01 Singosari Kabupaten Malang / Yuni Dwi Utami
Abstrak
Kata Kunci team teaching pembelajaran bahasa Indonesia Kebijakan sekolah membuat guru terutama guru Bahasa Indonesia harus mampu melakukan inovasi dalam pembelajaran. Namun dalam kenyataannya model pembelajaran yang dikembangkan di sekolah umumnya bersifat individual dan kurang inovatif sehingga menyebabkan kurangnya perhatian dan keaktifan siswa. Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar salah satunya dapat dilakukan dengan penerapan model pembelajaran team teaching. Fokus penelitian ini adalah (1) bagaimana tahap-tahap pelaksanaan team teaching (2) bagaimana efektifitas pelaksanaan team teaching (3) hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan team teaching (4) bagaimana upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan team teaching pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Islam Al-Ma arif 01 Singosari Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah guru Bahasa Indonesia dan para siswa di SMP Islam Al-Ma arif 01 Singosari Kabupaten Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada teknik analisis data interaktif model Miles dan Huberman. Berdasarkan analisis data disajikan empat hasil penelitian. Pertama tahap-tahap pelaksanaan team teaching pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Islam Al-Ma arif 01 Singosari Malang diawali dengan melakukan persiapan sebelum pembelajaran yaitu menyusun RPP merencanakan metode pembelajaran dan pembagian peran secara bersama. Setelah melakukan persiapan guru dalam team teaching melaksanakan pembelajaran di kelas sesuai dengan peran masing-masing di akhir pembelajaran team teaching melakukan evaluasi kepada siswa setelah pembelajaran selesai guru team teaching melakukan evaluasi di luar kelas mengenai tanggapan pembelajaran ketepatan metode pembelajaran sikap dan antusias siswa. Kedua efektivitas pelaksanaan team teaching pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Islam Al-Ma arif 01 Singosari Malang (a) persiapan perencanaan pembelajaran disusun bersama metode pembelajaran dipilih dan ditetapkan bersama agar mengetahui alur dan tidak kehilangan arah pembelajaran (b) pelaksanaan memberikan pertanyaan pembuka agar siswa termotivasi untuk belajar sebelum pelajaran dimulai mengkondisikan kelas agar team teaching yang bertugas memberikan materi fokus siswa terlihat aktif dan suasana menjadi tenang dan tidak ada jam pelajaran yang kosong karena ada lebih dari satu orang guru (c) evaluasi evaluasi siswa dilakukan dengan pembuatan soal dan merencanakan metode evaluasi agar informasi dan data yang diperoleh lebih lengkap dan hasil penilaian yang dilakukan juga obyektif evaluasi guru dilaksanakan setelah selesai pelajaran dilakukan bersama guru team teaching dan diharapkan dapat memperbaiki kualitas pembelajaran kedepannya. Ketiga hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan team teaching pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Islam Al-Ma arif 01 Singosari Malang adalah (a) dari segi guru terjadinya pendominasian di dalam mengajar adanya rasa bosan sulitnya mengatur waktu untuk diskusi dalam persiapan dan evaluasi (b) dari segi siswa mendapatkan penjelasan yang berbeda dari guru team teaching (c) dari segi administrasi terjadi ketidak jelasan dalam penanggung jawab administrasi. Keempat upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan team teaching pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Islam Al-Ma arif 01 Singosari Malang adalah (a) segi guru jika terjadi pendominasian di dalam mengajar guru berinisiatif untuk mengingatkan dan menggantikan mengajar jika terjadi rasa bosan maka team teaching berinisiatif untuk memberikan motivasi atau dorongan kepada siswa agar aktif dalam proses pembelajaran sulitnya mengatur waktu untuk diskusi diatasi dengan memilih dan menyepakati waktu bersama (b) dari segi siswa jika mendapatkan penjelasan yang berbeda dari team teaching diatasi dengan mengonfirmasi kejelasan informasi pada keduanya (c) ketidakjelasan penanggung jawab secara administrasi diatasi dengan membentuk koordinator team teaching. Berdasarkan temuan penelitian diajukan empat saran. Pertama sekolah hendaknya memonitoring pelaksanaan team teaching untuk mengetahui kekurangan dan kendala yang dihadapi. Kedua guru team teaching hendaknya terus meningkatkan keterampilan mengajar memiliki hubungan kerja yang kuat mempunyai rasa saling percaya terhadap patner team teaching dan harus memahami peran masing-masing di dalam kelas. Ketiga siswa diharapkan untuk turut berperan aktif dalam proses pembelajaran di kelas. Keempat bagi peneliti lain diharapkan penelitian ini bisa dijadikan bahan referensi dan menjadi bahan koreksi bagi penyempurnaan penelitian yang peneliti lakukan sehingga penelitian ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.