UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis struktural-semiotik dalam cerpen Shurohul Qubur karya Jubran Kholil Jubran / Sherly Novitasari

Novitasri, Sherly - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Analisis Struktural Analisis Semiotik Cerpen Shurohul Qubur Jubran Khalil Jubran Sastra merupakan suatu karya seni yang bermediakan bahasa yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya sastra dianggap sebagai hiburan yang menyenangkan ada juga yang menganggap bahwa sastra bisa mendidik manusia melalui nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. Ada beberapa karya sastra yang disampaikan melalui sistem tanda salah satunya adalah cerpen. Suatu karya sastra memberikan gambaran kehidupan seseorang yang dihadirkan pengarang. Cerpen sebagai salah satu karya sastra yang memberikan peranan penting dalam memberikan pandangan tentang kehidupan secara imajinatif. Al-Arwah Al-mutamarridah adalah salah satu dari sekian banyak karya yang ditulis Kahlil Gibran atau dalam bahasa indonesia lebih dikenal dengan Jiwa-Jiwa Pemberontak . Karya ini telah memuat beberapa cerita diantaranya adalah Shurohul Qubur atau dalam bahasa Indonesia yaitu Tangisan Qubur. Pemilihan cerpen Shurohul Qubur dilatarbelakangi poleh ketertarikan peneliti untuk memahami dan mengetahui segi strukturalisme semiotik yang terkandung dalam cerpen ini. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Data dari analisis ini berupa kajian struktural semiotik dalam cerpen Shurohul qubur. Sedangkan sumber data dari penelitian ini adalah cerpen Shurohul qubur karya Kahlil Gibran yang diambil dari antologi cerpen Al-Arwah Al-Mutamarridah yang diterbitkan Maktabah Lubnan. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kepustakaan murni karena sumber data berasal dari bahan-bahan tertulis yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah cerpen Shurohul Qubur karya Kahlil Gibran. Sedangkan teknik yang digunakan adalah sebagai berikut (1) Menyimak dan membaca cermat cerpen Shurohul Qubur secara berulang-ulang. (2) Menganalisis cerpen dengan teori struktural (3) Menganalisis cerpen dengan teori semiotik (4) Mengumpulkan semua data cerpen baik struktural maupun semiotik kemudian mencatatnya. Dalam penelitian ini menggunakan human instrument yaitu peneliti sendiri yang mengidentifikasi mengklasifikasi memberi kode dan menganalisis data yang diperoleh dalam cerpen Shurohul Qubur karya Kahlil Gibran. Data dianalisis dengan menggunakan teori semiotik Rifaterre yaitu dengan pembacaan heuristik pembacaan hermeneutik menemukan hipogram dan menemukan matriks. Berdasarkan hasil analisis data analisis ini menghasilkan temuan berupa struktur cerpen yaitu (1) tema dalam cerpen Shurohul Qubur karya Kahlil Gibran adalah tentang ketidakadilan seorang raja (2) alur cerita cerpen Shurohul Qubur karya Kahlil Gibran adalah adalah alur lengkap (3) tokoh dan penokohan dalam cerpen Shurohul Qubur karya Kahlil Gibran (a) aku yang bersifat suka memperhatikan (b) raja yangbersifat disegani dan kejam (c) menteri (pegawai) yang bersifat patuh dan jahat (d) pengawal yang bersifat patuh (e) pembunuh yang bersifat pemberani (f) pezina yang bernasib malang (g) pencuri yang bersifat baik dan bertanggung jawab (h) pendeta yang bersifat tega dan pembohong (i) tunangan si pembunuh yang bersifat lemah (j) pemuda berjubah yang bersifat nekat (k) istri si pencuri yang meratap (4) setting atau latar dalam cerpen ini ada di istana ruang pengadilan penjara kota ujung lembah biara dan kebun atau ladang (5) sudut pandang dalam cerpen ini adalah sudut pandang persona pertama yaitu aku (6) gaya bahasa dalam cerpen ini adalah tasybih tamsil tasybih muakkad dan tasybih mujmal (7) amanat dalam cerpen ini. Cerpen ini memiliki amanat agar pemimpin jangan semena-mena dalam menjatuhkan hukuman tanpa di dasari kejelasan dan kejadian yang sebenarnya. Kemudian menghasilkan data semiotik cerpen berupa (1) pembacaan heuristik (2) pembacaan hermeneutik. (3) menemukan hipogram (4) menemukan matriks. Kesimpulan dari cerpen ini dari segi struktural yaitu (1)Tema dalam cerpen ini tentang ktidakdilan seorang raja (2) plot yang digunakan adalah plot maju mundur dan dapat disimpulkan bahwa plot dalam cerpen ini lengkap karena terdiri dari tiga tahap yaitu tahap penghukuman tahap kejadian masalah dan tahap penyelesaian (3) tokoh dan penokohan dalam cerpen SQ ini terdapat tokoh utama yang diperankan oleh aku tokoh tambahan yang diperankan oleh raja menteri dan prajurit tokoh amdalan yang diperankan oleh si pembunuh pezina dan pencuri tokoh figuran yang diperankan oleh tunangan si pembunuh pemudah berjubah istri si pencuri suami si pezina dan pendeta (4) Setting dalam cerpen SQ ini istana ruang pengadilan penjara kota ujung lembah biara dan kebun atau ladang (5) Sudut pandang dalam cerpen SQ ini adalah aku sebagai sudut pandang person pertama atau tokoh utama (6) gaya bahasa yang dipakai dalam cerpen SQ ini adalah dengan menggunakan kajian balagahah yang menggunakan unsur majaz. (7) amanat dalam cerpen SQ ini adalah para pemimpin hendaknya jangan semena-mena dalam menjatuhkan hukuman tanpa didasari kejelasan dan kejadian yang sebenarnya. Kemudian dilanjutkan dengan analisis semiotik pada cerpen SQ ini menghasilkan kajian yang membahas unsur ektrinsik cerpen seperti (1)Pembacaan heuristik dilakukan dengan pembacaan dari awal hingga akhir secara berurutan (2)Pembacaan hermeneutik dilakukan dengan menggunakan explanation dan interpretation (3) hipogram dalam cerpen ini dilatarbelakangi oleh masalah kehidupan sosial dalam kerajaan (4) Matriks dalam cerpen ini yaitu membahas masalah sosial tentang ketidakadilan seorang raja dan dijabarkan dalam penggalan-penggalan teks dalam cerpen. Saran dalam penelitian ini diharapkan agar terus meningkatkan penelitian cerpen dengan kajian structural semiotik karena itu untuk memperkaya ilmu pengetahuan khususnya di bidang sastra. Untuk melakukan pengkajian pada cerpen dibutuhkan teori yang benar-benar matang untuk mengkajianya karena pengkajian pada cerpen berbeda dengan pengkajian puisi. Pengkajian cerpen SQ dengan menggunakan analisis struktural semiotik ini belumlah sempurna karena hanya mengkaji unsur instrinsik ekstrinsik dan unsur tanda dalam cerpen saja. Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan untuk peneliti selanjutnya menyempurnakan penelitian yang lebih luas dan mendalam


Informasi Detail
DDC
Rs 892.73 NOV a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Jurusan Sastra Arab, 2012.
Deskripsi Fisik
vi, 77 lembar : il. tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04003/KI/12
Edisi
Skripsi ( Sarjana )--Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. KESUSASTRAAN ARAB - CERITA PENDEK

Pembimbing
1. Syathibi Nawawi ; 2. Ibnu Samsul Huda
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik