Tugas Akhir
Analisis penilaian akuntansi aktiva tetap pada laporan keuangan PT Taspen (Persero) Cabang Malang / Zamroni
Abstrak
Kata Kunci Aktiva Tetap Penilaian Penyajian Laporan Keuangan. Peranan aktiva tetap terhadap perusahaan sangat besar untuk mendukung kegiatan usahanya. Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia tentang aktiva tetap dan penyusutan penilaian aktiva tetap adalah sebesar nilai perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Sebagai perusahaan yang memiliki karakteristik dalam menjalankan usahanya PT TASPEN (Persero) Cab Malang juga menerapkan perlakuan akuntansi dengan sebuah sistem yang telah mengakomodir dari Standar Akuntansi Keuangan. Penilaian Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penilaian aktiva tetap pada laporan keuangan PT TASPEN (Persero) Cabang Malang berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan No 16 dan No 17 yang berlaku di Indonesia. Metode yang digunakan dalam perolehan data adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan interview dan dokumentasi. Tehnik pemecahan masalah dilakukan dengan langkah mengidentifikasi alur perolehan aktiva tetap penyajian penilaian aktiva tetap dan menganalisis kesesuaiannya dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia No. 16 dan No. 17 tentang aktiva tetap dan penyusutan. Hasil penelitian tersebut PT TASPEN (Persero) Cabang Malang mengakuisisi aktiva tetap melalui pembelian sebesar harga faktur dan aktiva tetap melalui pekerjaan investasi sebesar harga kontrak. Penyusutan dilakukan dengan metode garis lurus dan aktiva tetap tidak beroperasi akan diusulkan untuk dihapus. Aktiva tetap ini disajikan paling atas karena merupakan aktiva terbesar dan paling penting bagi perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penilaian akuntansi pada PT TASPEN (Persero) Cabang Malang telah mengakomodir dari Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia meskipun masih terdapat beberapa kelemahan.