UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Metilasi minyak kulit biji mete dengan pelarut N-heksana dan benzena menggunakan dimetil sulfat / Moch. Ikrom Bahril Wahda

Wahda, Moch. Ikrom Bahril - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci minyak kulit biji mete asam anakardat metilasi n-heksana benzena Asam anakardat dan turunan metilnya bersifat sitotoksik terhadap sel leukemia L1210. Sitotoksisitas asam anakardat dan turunan metilnya berhubungan dengan kepolarannya. Semakin non polar maka semakin toksik senyawa tersebut. Pada penelitian sebelumnya telah dilakukan metilasi asam anakardat dengan pelarut benzena yang memiliki kelemahan karena benzena bersifat karsinogen. Dengan alasan tersebut maka dilakukan penelitian yakni metilasi menggunakan pelarut yang lebih aman antara lain n-heksana. Metilasi asam anakardat menggunakan dimetil sulfat bertujuan untuk menghasilkan senyawa yang lebih non polar dari asam anakardat. Untuk mengetahui keefektifannya maka metilasi dilakukan dengan dua pelarut yang berbeda yakni menggunakan n-heksana dan benzena. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris. Tahapantahapan dalam penelitian yang dilakukan adalah (1) isolasi minyak kulit biji mete dari kulit biji mete (2) Pembentukan kalium anakardat hasil reaksi asam anakardat dengan kalium karbonat (3) Metilasi minyak kulit biji mete dalam nheksana maupun dalam benzena (4) Analisis dan pemisahan senyawa hasil metilasi (5) Identifikasi dan karakterisasi senyawa hasil metilasi minyak kulit biji mete. Untuk mengetahui struktur senyawa yang dihasilkan dilakukan identifikasi lebih lanjut dengan menggunakan spektroskopi IR di laboratorium kimia organik FMIPA UB dan 1H-NMR di laboratorium kimia organik UNAIR Surabaya. Hasil analisis dengan eluen n-heksana-dietil eter-asam format (70 30 2) pada senyawa hasil metilasi baik menggunakan pelarut n-heksana maupun benzena menghasilkan produk yang sama yaitu ester metil anakardat. Hasil identifikasi dengan menggunakan spektrofotometri IR dan 1H-NMR menunjukkan bahwa senyawa tersebut adalah ester metil anakardat. Pada metilasi dengan menggunakan pelarut n-heksana dihasilkan ester metil anakardat yang lebih sedikit yakni 0 20 gram dalam 0 60 gram campuran hasil reaksi sedangkan dengan pelarut benzena diperoleh ester metil anakardat sebanyak 0 25 gram. Namun demikian penggunaan n-heksana lebih aman karena tidak bersifat karsinogenik.


Informasi Detail
DDC
Rs 547.77 WAH m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2012.
Deskripsi Fisik
vii, 63 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04063/KI/12
Edisi
Skripsi (Sarjan)-- Universitas Negeri Malang, 2012
Subjek
1. METILASI MINYAK KULIT METE
Pembimbing
1. Siti Marfu'ah ; 2. Dedek Sukarianingsih
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik