Skripsi
Faktor-faktor penunjang minat berwirausaha pada mahasiswa S1 pendidikan teknik bangunan (PTB) fakultas teknik universitas Negeri Malang / Devia Rahmasari M.
Abstrak
Kata kunci faktor penunjang minat berwirausaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel-variabel faktor penunjang yang mempengaruhi minat berwirausaha. Penelitian ini mempunyai dua variabel yaitu variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y). Variabel bebas (X) terdiri dari pola pikir (X1) keterampilan (X2) sikap mental (X3) instuisi (X4) lingkungan keluarga (X5) lingkungan pendidikan (X6) sedangkan variabel terikatnya (Y) adalah minat berwirausaha. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan kondisi dan pengaruh faktor-faktor penunjang secara parsial maupun secara simultan terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa S1 PTB Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah para mahasiswa S1 PTB Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang yang registrasi tahun 2010/2011 Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 87 responden. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Random sampling. Kondisi faktor-faktor penunjang (pola pikir keterampilan sikap mental instuisi lingkungan keluarga dan lingkungan pendidikan) dan minat berwirausaha pada mahasiswa S1 PTB Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang yang registrasi tahun 2010/2011 sudah baik. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh pola pikir secara parsial minat berwirausaha pada mahasiswa S1 PTB Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang tidak terdapat pengaruh keterampilan secara parsial minat berwirausaha pada mahasiswa S1 PTB Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang tidak terdapat pengaruh sikap mental secara parsial minat berwirausaha pada mahasiswa S1 PTB Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang terdapat pengaruh instuisi secara parsial minat berwirausaha pada mahasiswa S1 PTB Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (2) variabel yang dominan mempengaruhi minat berwirausaha adalah pola pikir. Hal ini dikarenakan pola pikir memiliki Sumbangan Efektif (SE) terbesar yaitu 22 5%. Dan nilai koefisien determinasi (R2) secara simultan yang ditunjukkan dengan adjusted R square bernilai 0.270.