Skripsi
Pengaruh konflik peran terhadap kepuasan kerja melalui stres kerja (studi pada karyawan Bagian Administrasi Keuangan dan Umum PG Meritjan Kediri) / Muhammad Lutfi
Abstrak
Kata Kunci Konflik Peran Stres Kerja Kepuasan Kerja Perkembangan industrialisasi yang semakin pesat membuat perusahaan mengerahkan segenap kemampuan dan sumberdaya yang dimiliki untuk mempertahankan eksistensinya. Karyawan dituntut untuk bekerja serba cepat dan tepat demi target yang telah diberikan banyaknya perintah dan tuntutan membuat karyawan bimbang perintah mana yang lebih diutamakan. Hal inilah salah satu penyebab konflik di dalam diri karyawan (konflik peran). Jika pihak manajemen tidak serius dalam menyikapi permasalahan ini karyawan akan mengalami stres di dalam pekerjaanya dan jika stres kerja dibiarkan berlarut-larut maka akan berdampak pada kepuasan kerja karyawan dan secara langsung maupun atau tidak langsung perusahaan juga akan mengalami kerugian. Pada PG Meritjan sumberdaya manusia merupakan aset yang paling berharga mereka memberikan kontribusi yang besar bagi perusahaan dan sebaliknya perusahaan juga sangat memperhatikan kesejahteraan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) deskripsi konflik peran stres kerja dan kepuasan kerja karyawan 2) pengaruh konflik peran terhadap stres kerja 3) pengaruh konflik peran terhadap kepuasan kerja 4) pengaruh stres kerja terhadap kepuasan kerja dan 5) pengaruh konflik peran terhadap kepuasan kerja melalui stres kerja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Explanatory research. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai dengan bulan Desember 2011 di PG Meritjan Kediri. Populasi yang dipilih adalah karyawan bagian Administrasi Keuangan dan Umum yang berjumlah 78 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 65 orang. Analisis data yang dipakai adalah analisis jalur (path analysis). Dalam penelitian ini variabel bebas yaitu konflik peran (X) variabel intervening yaitu stres kerja (Z) dan variabel terikat yaitu kepuasan kerja (Y). Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Konflik Peran pada karyawan bagian administrasi keuangan dan umum PG Meritjan tergolong rendah Stres Kerja pada karyawan bagian administrasi keuangan dan umum PG Meritjan tergolong rendah dan Karyawan bagian administrasi keuangan dan umum PG Meritjan merasakan puas dengan kondisi pekerjaanya saat ini 2) Terdapat pengaruh positif secara langsung yang signifikan konflik peran terhadap stres kerja karyawan bagian administrasi keuangan dan umum PG Meritjan 3) Terdapat pengaruh negatif secara langsung yang signifikan konflik peran terhadap kepuasan kerja karyawan bagian administrasi keuangan dan umum PG Meritjan 4) Terdapat pengaruh negatif secara langsung yang signifikan stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan bagian administrasi keuangan dan umum PG Meritjan 5) Terdapat pengaruh negatif secara tidak langsung yang signifikan konflik peran terhadap kepuasan kerja melalui stres kerja. Dari hasil analisis tersebut peneliti memberikan saran sebagai berikut 1) Untuk menjaga agar konflik peran tetap rendah pihak manajemen perusahaan selalu memperhatikan kewajiban dan hak dari karyawan itu sendiri. Dan kebijakan yang selama ini dilakukan hendaknya tetap dipertahankan karena sudah cukup baik. 2) Untuk mengantisipasi karyawan yang merasa frustasi dengan rutinitas sehari-hari mereka pihak manajemen bisa mencoba untuk mengadakan suatu kegiatan yang diluar pekerjaan yaang bersifat kekeluargaan menyenangkan dan menghibur serta paling tidak dilakukan setiap periode tertentu agar karyawan tidak merasa bosan dan frustasi. 3) Untuk mengantisipasi karyawan yang merasa kurang puas terhadap pengakuan kerja mereka maka pihak manajemen mempersiapkan suatu kebijakan untuk membuat karyawan merasa termotivasi untuk bekerja lebih baik yaitu dengan memberikan bonus bagi karyawan yang memiliki kinerja bagus dan bisa menjadi contoh bagi karyawan yang lain.