Skripsi
Pengembangan media pembelajaran dua dimensi pokok bahasan bangun datar untuk kelas v SD
Abstrak
Kata kunci Pengembangan Media Dua Dimensi Bangun Datar. Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penentu efektivitas belajar karena dapat merubah materi ajar yang abstrak menjadi kongkrit dan realistik. Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang memerlukan penggunaan media pembelajaran untuk menunjang keefektifan kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi di SDN Wiroborang 3 Probolinggo siswa kurang tertarik dalam mengikuti KBM sehingga memerlukan media inovatif untuk menunjang pembelajaran. Muncul pula permasalahan yaitu tidak semua siswa dalam satu kelas memiliki buku penunjang materi. Oleh karena itu perlu dikembangkan penggunaan media yang tidak memerlukan biaya yang mahal dalam penggunaanya yaitu media pembelajaran dua dimensi. Dalam penelitian ini dipilih mata pelajaran matematika pokok bahasan bangun datar untuk kelas V di SDN Wiroborang 3 Kota Probolinggo Tujuan Pengembangan ini adalah (1) menghasilkan media pembelajaran dua dimensi yang valid untuk mata pelajaran matematika pokok bahasan bangun datar (2) menguji kelayakan media pembelajaran dua dimensi mata pelajaran matematika pokok bahasan bangun datar di kelas V SDN Wiroborang 3 Kota Probolinggo. Subyek uji coba dalam pengembangan media ini adalah siswa kelas V SDN Wiroborang 3 Kota Probolinggo. Jenis data pengembangan ini adalah deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan uji validasi kepada ahli media materi dan audiens. Analisis data yang digunakan untuk mengolah data hasil validasi dari ahli media materi dan audiens menggunakan presentase. Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut (1) media pembelajaran dua dimensi pokok bahasan bangun datar ini dinyatakan layak dan valid (2) hasil validasi terhadap ahli media diperoleh hasil presentase 80% dan memenuhi kriteria sangat valid dengan revisi tulisan terhadap alat bantu peraga menggunakan warna hitam atau biru (3) hasil validasi terhadap ahli materi diperoleh hasi presentase 80 % dan memenuhi kriteria sangat valid dengan revisi membuat alat bantu peraga 1 set untuk 2 siswa (4) hasil validasi terhadap audiens kelompok kecil dengan hasil presentase 82 5% dan memenuhi kriteria sangat valid (5) hasil validasi terhadap audiens kelompok besar diperoleh hasil 87 3% dan memenuhi kriteria sangat valid. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil dari pengembangan adalah media pembelajaran ini mampu memudahkan siswa dalam memahami materi karena siswa lebih termotivasi dalam kegiatan belajar mengajar karena siswa sangat terbantu dengan adanya media ini dan dalam belajarnya bisa lebih fokus. Saran yang diberikan media pembelajaran dua dimensi ini sebaiknya digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang tidak memerlukan biaya yang mahal dalam produksinya bagi sekolah sekolah yang tidak memiliki cukup biaya untuk menggunakan media pembelajaran berbiaya mahal.