Skripsi
Studi tingkah laku makan burung bayan (Ecletus roratus) di taman rekreasi Sengkaling Kabupaten Malang / Rosalinda Handayani Lopo
Abstrak
ABSTRAK Lopo Rosalinda Handayani.2011. Studi Tingkah Laku Makan Burung Bayan (Ecletus roratus) di Taman Rekreasi Sengkaling Kabupaten Malang Skripsi. Jurusan Biologi FMIPA UM. Pembimbing (I) Dra. Hj. Susilowati M.S. (II) Sofia Ery Rahayu S.Pd M.Si. Kata Kunci tingkah laku makan burung Bayan Taman Rekreasi Sengkaling. Burung Bayan yang tersebar di wilayah Indonesia hanya ditemukan di daerah Kepulauan Maluku dan merupakan satwa langka. Taman Rekreasi Sengkaling merupakan salah satu tempat yang dijadikan sebagai lokasi penangkaran hewan di Jawa Timur. Khususnya burung Bayan dalam jumlah sedikit sebanyak dua ekor yaitu satu ekor Bayan jantan dan satu ekor Bayan betina. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tingkah laku makan burung Bayan (Ecletus roratus) di Taman Rekreasi Sengkaling Kabupaten Malang. Jenis Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif observasional yang dilakukan dengan cara melakukan observasi tingkah laku makan burung Bayan. Tingkah laku yang dimaksud adalah gerakan kepala kaki tubuh ekor dan paruhnya. Pengamatan dilaksanakan di Taman Rekreasi Sengkaling Kabupaten Malang pada tanggal 12 - 21 Juli 2011 setiap pukul 09.00-09.30 WIB dan 15.00-15.30 WIB. Untuk melengkapi data dilakukan wawancara dengan petugas bagian pemeliharaan hewan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkah laku makan burung Bayan jantan (B1) dan burung Bayan betina (B2). Pola makan ketika makanan diambil dari tempat makannya diambil dengan gerakan melompat mendekati makanan menjulurkan lehernya sesuai arah makanan kemudian mematuk makanan dan memakannya sambil mengerakkan tubuh dan kepala dengan posisi kedua kaki menapak sejajar. Pola ketika ada tanaman di dalam kandang dilakukan dengan cara melompat ke tanaman tersebut dan menjulurkan lehernya menempelkan paruh pada daun kemudian mematuk daun dan memakannya. Tingkah laku ini hanya dimunculkan oleh burung bayan betina saja. Pola ketika kedua burung dilempari tanaman Corong- corongan melompat mendekati daun tanaman menjulurkan paruhnya kemudian mematuk daun dan memakannya sambil menggerakkan tubuh dan kepalanya dengan posisi kedua kaki menapak sejajar. Waktu makan burung Bayan jantan memiliki aktivitas makan lebih lama dibandingkan dengan burung Bayan betina.