Skripsi
Pengembangan permainan sirkuit sehat cerdas ceria pada pembelajaran fisik motorik anak kelompok B di RA Al-Amin Ledug Prigen Pasuruan / Nawang Sri Rahayu
Abstrak
Kata Kunci pengembangan permainan sirkuit sehat cerdas ceria fisik motorik. Aspek pengembangan yang perlu diperhatikan pada anak usia dini adalah kognitif bahasa sosial emosional moral agama dan ketrampilan motorik. Terkait dengan pembinaan anak usia dini yang berkualitas salah satu komponen tersebut adalah program pengembangan ketrampilan motorik yang tepat dan terarah. Berdasarkan hasil wawancara terhadap satu orang guru RA Al-Amin Ledug Prigen Pasuruan ditemukan temuan bahwa (a) keterbatasan macam dan jumlah alat (b) kegiatan pembelajaran yang lama (c) pembelajaran yang diulang-ulang sehingga 28 dari 35 anak merasa bosan dan kurang tertarik (d) 7 anak tidak mau mengikuti pembelajaran (e) kegiatan pembelajaran yang dilakukan belum mencakup seluruh aspek perkembangan anak (f) kegiatan pembelajaran fisik motorik belum pernah menerapkan pembelajaran yang berbentuk sirkuit. Guru setuju jika dikembangkan pembelajaran fisik motorik dengan permainan sirkuit sehat cerdas ceria. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan permainan sirkuit sehat cerdas ceria yang diharapkan mudah dilakukan menyenangkan dan tidak membahayakan bagi anak serta sebagai salah satu alternatif pembelajaran fisik motorik pada anak RA Al-Amin Ledug khususnya kelompok B. Permainan sirkuit sehat cerdas ceria merupakan satu rangkaian kegiatan pembelajaran motorik yang mempunyai kelebihan mengembangkan 5 aspek perkembangan anak yang lain selain fisik motorik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan yang dilaksanakan melalui prosedur 1) melakukan penelitian dan pengumpulan informasi 2) melakukan perencanaan selanjutnya dievaluasi para ahli 3) mengembangkan bentuk produk awal 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 8 subyek 5) melakukan revisi terhadap produk awal 6) melakukan uji coba kelompok lapangan dengan 35 subyek. Instrumen yang digunakan adalah berupa kuesioner berisi tentang rancangan produk dan hasil produk. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif berupa persentase yang ditujukan kepada dua ahli pembelajaran fisik motorik dan satu ahli pembelajaran fisik motorik dan teknik analisis kualitatif yang berupa saran dari ahli pembelajaran anak usia dini dan ahli pembelajaran fisik motorik. Hasil pengembangan pada analisis data kuantitatif uji lapangan ( kelompok besar) diperoleh persentase yaitu (1) 94 3 % anak mudah melakukan permainan (2) 100 % anak senang melakukan permainan dan (3) 100 % anak aman saat melakukan permainan sirkuit sehat cerdas ceria. Berdasarkan hasil pengembangan permainan sirkuit sehat cerdas ceria maka disimpulkan bahwa media ini mudah digunakan menyenangkan dan aman dilakukan oleh anak. Disarankan hasil pengembangan produk yang dilakukan di RA Al-Amin tidak hanya pada kelompok B saja tetapi juga pada kelompok A serta diharapkan dapat digunakan di sekolah lain serta lembaga pendidikan yang terkait.