Skripsi
Penerapan metode karya wisata dalam menggambar ekspresi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A1 semester 1 TK Pelita Hati Sukun Pondok Indah Malang / Yeni IKa Pratiwi
Abstrak
Kata Kunci Metode karyawisata menggambar ekspresi kemampuan motorik halus Taman Kanak-Kanak Motorik halus adalah gerakan yang hanya melibatkan bagian tubuh tertentu yang dilakukan oleh otot-otot kecil. Berdasarkan hasil observasi terhadap siswa kelompok A1 di TK Pelita Hati Sukun Kota Malang ditemukan bahwa 21 dari 24 anak (47 5 %) kemampuan motorik halusnya rendah. Hal ini berdampak pada kurangnya kemampuan anak untuk menggerakkan otot-otot halus yang ada di tangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut (1) Bagaimana penerapan metode karyawisata dalam menggambar ekspresi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada anak TK A1 TK Pelita Hati Malang (2) Apakah dengan penerapan metode karyawisata dalam menggambar ekspresi dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada kelompok A1 TK Pelita Hati Malang Rencana Penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini direncanakan sebanyak dua siklus melalui tahap perencanaan pelaksanaan tindakan penelitian observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A1 TK Pelita Hati Kecamatan Sukun Kota Malang yang berjumlah 24 anak. Instrumen penelitian data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi berupa foto kegiatan dan hasil karya. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Tehnik analisis data dihitung menggunakan rumus persentase untuk setiap komponen penilaiannya. Hasil tindakan penelitian pada penerapan metode karyawisata dalam menggambar ekspresi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak di TK Pelita Hati Kecamatan Sukun Kota Malang pra tindakan dengan rata-rata 52 5 % setelah diadakan tindakan siklus I jumlah anak yang tuntas adalah 14 dari 24 anak (63 74 %). Selanjutnya untuk tindakan penelitian pada siklus II rata-rata kemampuan motorik halus anak mencapai kriteria ketuntasan kelas dengan perolehan (20 dari 24 anak tuntas) dengan rata-rata 82 64 %. Penerapan metode karyawisata dalam menggambar ekspresi dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak terbukti dengan semakin meningkatnya kemampuan anak dalam menggerakkan otot-otot halus yang ada ditangan. Saran yang diberikan untuk pihak sekolah hendaknya untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak khususnya ketrampilan menggunakan otot-otot tangan diharapkan menggunakan metode karyawisata dalam menggambar yang lebih menarik dan lebih berkesan untuk anak.