Tesis
Improving the reading comprehension skill of grade X students of SMAN 3 Madiun through Question Answer Relationships (QAR) strategy / Agung Purnomo
Abstrak
Kata kunci Kemampuan Pemahaman Bacaan Strategi QAR TOEFL Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di SMAN 3 Madiun yang dilaksanakan pada tanggal 19 dan 21 Desember 2011 ditemukan bahwa siswa kelas X tahun 2011-2012 mempunyai masalah dalam pemahaman bacaan. Hal itu mungkin disebabkan oleh kurang tepatnya strategi yang diterapkan di dalam ruang kelas dan motivasi yang rendah dari para siswa. Oleh karena itu penelitian tindakan kelas diselenggarakan untuk memecahkan masalah dalam pemahaman bacaan. Subyek dari peneliitian ini adalah siswa kelas X SMAN 3 Madiun. Sesuai dengan tujuan penelitian ini strategi QAR diterapkan dalam penelitian untuk membantu murid murid meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan mereka. Prosedur penerapan QAR merupakan pelepasan tanggung jawab secara bertahap untuk menjadi pembelajar yang mandiri. Di dalam penelitian ini strategi QAR dilaksanakan dengan 2 putaran yang terdiri dari 8 pertemuan dan data-data diperoleh dari test pemahaman bacaan yang diambil dari TOEFL lembar pengamatan angket dan catatan lapangan. Prosedur penerapan strategi QAR dimulai dengan memberikan penjelasan dan model strategi tersebut pada para siswa. Tahap ke 2 guru dan siswa berlatih strategi QAR bersama-sama. Akhirnya para siswa diberikan kesempatan untuk melakukan latihan mandiri dan penilaian sesame teman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi QAR di pengajaran membaca sukses dalam meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan para siswa. Hasil hasil penelitian mampu mencapai 2 kriteria sukses yang ditetapkan dalam di dalam penelitian ini. Criteria pertama kesuksesan adalah jika siswa - siswa mendapatkan peningkatan nilai 15 bagi yang mendapatkan nilai kurang dari 72 di studi pendahuluan dan peningkatan nilai 10 bagi yang mendapatkan nilai 72 dan diatasnya. Sedangkan criteria ke-2 kesuksesan adalah partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar paling tidak 75%. Di Siklus ke-1 data partisipasi para siswa yang diambil dari lembar pengamatan dan angket adalah 76.66% dan 82.67%. Kedua data tersebut telah memenuhi kriteria sukses. Akan tetapi hasil dari uji pemahaman bacaan yang diambil dari TOEFL tidak mencapai persyaratan yang ditetapkan di kriteria sukses. Nilai ujian pemahaman bacaan hanya 68% di putaran ke-1 dan 100% di putaran ke-2. Sementara itu data mengenai keikutsertaan para siswa di Siklus ke- 2 adalah 85.83% dan 94%. Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi QAR efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan siswa dan partisipasi siswa dalam pengajaran dan pembelajaran membaca. Selain itu strategi QAR jugamenggerakkan rasa ingin tahu siswa untuk mengaplikasikannya pada pelajaran yang lain. Oleh karena itu guru Bahasa Inggris disarankan untuk menerapkan strategi QAR di kelas membaca. Akhirnya peneliti berikutnya direkomendasikan untuk mengadakan penelitian mengenai strategi QAR yang diterapkan untuk umur dan pelajaran yang berbeda.