Skripsi
Penerapan permainan put and match untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A RA Siti Hajar Batu / Widayati
Abstrak
Kata Kunci permainan put and match kemampuan motorik halus Taman Kanak-Kanak Perkembangan motorik adalah perkembangan pengendalian gerak jasmaniah melalui kegiatan pusat syaraf urat syaraf dan otot yang terkoordinasi.. Berdasarkan hasil observasi terhadap siswa kelompok A RA Siti Hajar Batu ditemukan bahwa 11 dari 16 anak (67 %) kemampuan motorik halusnya rendah. Hal ini berdampak pada kemampuan anak dalam mencocok bentuk dan menggambar dengan teknik kolase. Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan Permainan Put and Match dalam meningkatkan kemampuan motorik halus di RA Siti Hajar Batu (2) Apakah dengan penerapan penerapan Permainan Put and Match dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A di RA Siti Hajar Batu Rancangan Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini direncanakan sebanyak dua siklus melalui tahap perencanaan pelaksanaan tindakan penelitian observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A RA Siti Hajar Batu yang berjumlah 16 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan dokumentasi analisis penelitian data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Analisis data dihitung menggunakan rumus presentase untuk setiap komponen penilaiannya. Hasil menunjukkan bahwa pra tindakan memperoleh ketuntasan rata-rata 58 % setelah diadakan tindakan siklus I anak yang tuntas adalah 11 dari 16 anak (67 2 %). Selanjutnya pada siklus II rata-rata kemampuan motorik halus anak mencapai kriteria ketuntasan kelas dengan perolehan rata-rata 87% atau 13 dari 16 anak yang masuk dalam kategori tuntas. Penerapan Permainan Put and Match dalam meningkatkan kemampuan motorik halus di RA Siti Hajar Batu dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak terbukti dengan semakin meningkatnya kemampuan motorik halus anak mencocok dan kolase. Saran yang diberikan untuk pihak sekolah hendaknya untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak khususnya mencocok dan kolase. Diharapkan Penerapan Permainan Put and Match dapat dikembangkan lagi agar lebih menarik dan bervariasi.