Skripsi
Pengembangan permainan jejak kaki untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak kelompok B di TK Dian Agung Malang / Suprayogi Kartikawati
Abstrak
Kata kunci Pengembangan Permainan Jejak Kaki Kecerdasan Kinestetik Permainan sangat penting bagi perkembangan inteligensi dan fisik motorik (jasmaniah) anak. Melalui kegiatan bermain anak dapat mengembangkan kecerdasan sesuai dengan tahap-tahap perkembangan yang dilalui anak usia dini. Peneliti mengembangkan pedoman permainan Jejak Kaki yaitu suatu cara tentang kegiatan permainan yang dirancang untuk mengembangkan kecerdasan kinestetik anak melalui kegiatan pembelajaran di Taman Kanak-kanak. Diharapkan dengan pembelajaran menggunakan pedoman permainan berbasis multiple intelligence ini anak lebih tertarik dan kecerdasan kinestetik yang diukur melalui keterampilan dan kemampuan anak dalam melakukan gerak motorik kasar meliputi kelentukan keseimbangan kelincahan dan kekuatan dapat terstimulasi secara optimal. Tujuan dari penelitian pengembangan adalah memvalidasi pedoman permainan Jejak Kaki untuk mengembangkan kecerdasan kinestetik anak guna melihat dampak permainan Jejak Kaki terhadap peningkatan kecerdasan kinestetik yang dilakukan melalui aktivitas gerak kelentukan kelincahan keseimbangan dan kekuatan anak. Model pengembangan dalam penelitian ini adalah mengacu pada model penelitian Borg Gall yaitu menggunakan pedoman model pengembangan R D (Research and Development). Prosedur penelitian model pengembangan yang digunakan dalam penelitian hanya menggunakan 7 langkah penelitian dilaksanakan pada satu sekolah saja dengan subjek 28 anak kelompok B yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah. Instrumen penelitian yang digunakan observasi wawancara angket dokumentasi. Teknik analisis datanya adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data dari para ahli tentang permainan Jejak Kaki diperoleh hasil sebesar 93 3%. Hasil data uji lapangan terkait dengan aspek kemudahan sebesar 93% terkait dengan aspek kesenangan sebesar 100% terkait dengan aspek keamanan sebesar 97 4 %. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aktivitas kelentukan kelincahan keseimbangan dan kekuatan dalam permainan jejak kaki sangat efektif untuk mengembangkan kecerdasan kinestetik anak serta dinyatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Saran untuk peneliti selanjutnya dapat merancang permainan jejak kaki ini menjadi sebuah permainan dengan menggunakan dua sirkuit permainan agar lebih menarik serta dapat menstimulasi aspek kecerdasan anak lainnya.