Skripsi
Pengembangan permainan spelling and telling pada asapek bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Laboratorium UM / Rusdiana Ekawati
Abstrak
Kata Kunci Pengembangan Permainan Spelling and Telling Bahasa Pendidikan Anak Usia Dini. Anak usia 5-6 Tahun merupakan anak usia dini yang sedang berada pada masa yang sangat potensial oleh karena itu seluruh aspek perkembangan anak dapat berkembang secara optimal jika ditunjang dengan stimulus yang tepat. Berdasarkan hasil pengamatan di TK Laboratorium UM guru menyatakan dalam kegiatan pembelajaran belum pernah menerapkan kegiatan pembelajaran dalam bentuk permainan. Permainan Spelling and Telling merupakan suatu permainan dimana dalam kegiatannya bertujuan untuk mengembangkan aspek bahasa anak dengan menggunakan alat dan bahan permainan yang aman dan menarik bagi anak. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan permainan spelling and telling pada aspek bahasa anak usia 5-6 tahun sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang mudah untuk dilakukan menyenangkan dan tidak membahayakan bagi anka di TK Laboratorium UM. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Borg and Gall. Prosedur pengembangan Spelling and Telling yaitu 1) melakukan penelitian dan pengumpulan informasi 2) melakukan perencanaan 3) mengembangkan bentuk produk awal 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 6 subjek 5) melakukan revisi terhadap produk awal 6) melakukan uji lapangan utama dengan 20 subjek 7) melakukan revisi produk. Berdasarkan Hasil analisis data uji lapangan kelompok besar diperoleh persentase yaitu 94 5% artinya anak mudah melakukan permainan 100% artinya anak senang melakukan permainan 100% artinya aman untuk anak melakukan permainan 97 25% artinya anak sangat mampu dalam perkembangannya terkait dengan keberhasilan anak pada aspek perkembangan bahasa. Disarankan pada pendidik hasil pengembangan ini dapat dimanfaatkan dan diujicobakan serta disosialisasikan di sekolah lain sesuai dengan materi pembelajaran yang disajikan serta dapat diterapkan pada kelas yang lebih rendah dengan aktivitas dan tingkat kesulitan yang lebih rendah. Untuk peneliti lebih lanjut disarankan mengajarkan suku kata terlebih dahulu kemudian huruf- huruf. Karena penelitian ini hanya terbatas pada pengembangan produk diharapkan ada penelitian selanjutnya untuk mengkaji efektifitas produk permainan Spelling and Telling.