Skripsi
Penerapan metode Total Physical Response (TPR) dalam pengenalan bahasa Inggris di TK Katolik Santa Maruia 2 Malang / Inneke Wismayati
Abstrak
Kata Kunci Penerapan Metode TPR Pengenalan Bahasa Inggris Anak TK Pengenalan bahasa Inggris di TK telah banyak diberikan tetapi apakah sudah sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Fokus dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan metode Total Physical Response (TPR) dalam pengenalan bahasa Inggris di TK Katolik Santa Maria 2 Malang. (2) Apa faktor pendukung dalam penerapan metode Total Physical Response (TPR)yang digunakan dalam pengenalan bahasa Inggris di TK Katolik Santa Maria 2 Malang. (3) Apa kendala dalam penerapan metode Total Physical Response (TPR)yang digunakan dalam pengenalan bahasa Inggris di TK Katolik Santa Maria 2 Malang. (4) Bagaimana cara mengatasi kendala dalam penerapan metode Total Physical Response (TPR) yang digunakan dalam pengenalan bahasa Inggris di TKK Santa Maria 2 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan jenis penelitiannya adalah studi kasus. Subyek dalam penelitian ini adalah anak TK Katolik Santa Maria 2 Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Instrumen dalam pengumpulan data adalah peneliti sendiri lembar observasi lembar wawancara dan dokumen. Untuk menjaga keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan penelitian bahwa penerapan metode TPR dalam pengenalan bahasa Inggris untuk anak TK Katolik Santa Maria 2 Malang membuat anak senang dan bersemangat untuk belajar. Faktor pendukung penerapan metode TPR adalah karakteristik anak usia dini yang selalu aktif ingin meniru sehingga metode ini dapat diterapkan dengan baik membangun rasa ingin tahu anak tersedianya sarana pendukung bagi penerapan metode TPR seperti gambar-gambar sehingga lebih bervariatif. Kendala dalam penerapan metode TPR belum semua guru memahami materi bahasa Inggris dan metode TPR kesulitan dalam merancang kegiatan pembelajaran yang memuat metode TPR di dalamnya dan dibutuhkannya media penunjang yang lain untuk memperkenalkan kosa kata di luar kata kerja. Untuk mengatasi kendala dari guru pihak lembaga telah melakukan beberapa hal yaitu mengikutsertakan guru-guru dalam kursus bahasa Inggris melakukan peer teaching berpasangan pertemuan pararel untuk membahas dan merancang kegiatan pembelajaran yang sesuai untuk anak serta studi bersama. Saran kepada guru diharapkan guru untuk mencoba menggunakan metode TPR dalam pengenalan bahasa Inggris kepada anak. Kepada kepala TK diharapkan kepala TK untuk memberikan fasilitas seluas-luasnya agar para guru dapat memperoleh pengetahuan baru khususnya dalam pengenalan bahasa Inggris untuk anak TK. Kepada penenili lebih lanjut disarankan untuk meneliti apakah ada hubungan antara metode TPR dengan hasil Pengenalan bahasa Inggris kepada anak usia TK.