Skripsi
Penggunaan Qur\'anic games untuk meningkatkan kemampuan santri dalam menghafal al-Qur\'an di Pondok Pesantren Putri Nurus Sa\'adah Batu / Bilqis Firyal Nabilah
Abstrak
Kata Kunci Qur anic Games Menghafal Al-Qur an Pondok Pesantren. Hifdzul Quran adalah kegiatan menghafalkan Al-Qur an oleh seseorang dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperdalam ilmu agama. Melalui komputer dapat diciptakan aplikasi pemrograman visual yaitu Qur anic Games. Quranic Games adalah sebuah aplikasi yang dirancang untuk memudahkan orang dalam menghafal Al-Qur an. Dalam aplikasi ini terdapat materi surat hafalan yang dapat diputar berulang-ulang dan kuis berupa soal ayat Al-Qur an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penggunaan Qur anic Games dalam pelajaran menghafal Al-Qur an dan mengetahui apakah penggunaan Qur anic Games dapat meningkatkan kualitas hafalan santri dalam pelajaran menghafal Al-Qur an di Pondok Pesantren Putri Nurus Sa adah Batu. Penelitian ini dirancang dengan model penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 4 tahap yaitu 1) perencanaan/planning 2) pelaksanaan tindakan/action 3) pengamatan/observation 4) refleksi/reflection. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Putri Nurus Sa adah Batu dimana menghafal Al-Qur an merupakan salah satu pelajaran wajib di Pondok Pesantren Putri Nurus Sa adah Batu . Subjek penelitian yaitu santri kelas Diniyah Ula Pondok Pesantren Putri Nurus Sa adah Batu. Tindakan yang dilakukan yaitu penggunaan Qur anic Games dalam proses menghafal Al-Qur an. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data melalui lembar observasi tindakan ustadzah lembar observasi aktivitas santri pada saat proses pembelajaran berlangsung dan tes setoran hafalan serta kuis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses penggunaan Qur anic Games dalam pelajaran menghafal Al-Qur an dibagi menjadi lima tahap yaitu 1) tahap awal 2) tahap klasikal 3) tahap individual 4) tahap penilaian 5) tahap akhir. Penggunaan Qur anic Games memberikan dampak positif yang cukup signifikan dalam perubahan hasil belajar berupa kemampuan menghafal pada santri. Hal ini dibuktikan melalui hasil penelitian yang berdasarkan 1) hasil observasi tindakan ustadzah pada siklus I persentase keberhasilan tindakan sebesar 78% dengan kriteria baik dan meningkat pada siklus II menjadi 94% dengan kriteria baik sekali 2) hasil observasi aktivitas santri pada siklus I rata-rata skor aktivitas santri sebesar 64% dan pada siklus II meningkat menjadi 75% 3) hasil setoran hafalan santri pada tahap pra tindakan persentase ketuntasan klasikal yang dicapai sebesar 46 6% pada tindakan siklus I naik menjadi 73 3% dan pada siklus II menjadi 86 6% 4) skor kuis Qur anic Games pada siklus I persentase ketuntasan klasikal yang diperoleh sebesar 80% dan pada siklus II naik menjadi 93 3%.