Skripsi
Pengembangan perangkat uji kadar iodium dalam garam dapur berbasis metode fotometri / Laurensius Emilianus Seran
Abstrak
Kata Kunci Fotometer Sederhana LED CdS Fotosel Detektor Garam Beriodium Garam beriodium diperoleh dengan cara menambah KIO3 ke dalam garam konsumsi. Untuk menentukan konsentrasi KIO3 dalam garam konsumsi di awali dengan mereaksikan sampel garam dengan larutan HNO3 dan KI yang didasarkan pada reaksi reduksi oksidasi. Hasil reaksi yang diperoleh berupa larutan berwarna kuning kecoklatan karena menyerap cahaya tampak pada rentang panjang gelombang cahaya biru. Larutan yang diperoleh diukur menggunakan fotometer sederhana. Fotometer sederhana merupakan bentuk fotometer yang dikembangkan dengan menggunakan LED sebagai sumber cahaya dan fotosel CdS sebagai detektor. Cara kerja fotometer sederhana yaitu ketika arus maju diberikan LED akan menyala dan sinar yang berasal dari LED akan menyinari sel sampel. Ketika cahaya mengenai sel sampel sebagian sinar diserap dan sebagian akan diteruskan. Cahaya yang diteruskan ditangkap oleh detektor kemudian terbaca sebagai hambatan ( 937 ) pada read out. Tujuan penelitian adalah 1) Menentukan konsentrasi KIO3 dalam garam dapur dengan fotometer sederhana 2) Mengetahui garam-garam yang beredar di Pasaran memiliki kandungan iodium (KIO3) yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) yakni 30-80 ppm. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental dalam kimia analitik yang akan dilakukan dengan menggunakan sarana laboratorium jurusan kimia Universitas Negeri Malang. Tujuan pertama dicapai dengan mengukur hambatan sejumlah larutan standar KIO3 kemudian dimasukan ke dalam persamaan regresi linier. Dari persamaan regresi linier larutan standar konsentrasi sampel dapat ditentukan dengan memasukan hambatannya sebagai nilai 8486 . Tujuan kedua dicapai dengan membandingkan hasil pengukuran konsentrasi KIO3 dalam garam konsumsi dengan kandungan KIO3 berdasarkan Standar Nasional Indonesia. Berdasarkan pengolahan data hasil pengukuran larutan standar KIO3 menggunakan fotometer sederhana diperoleh persamaan korelasi 8486 0 050x 104 236 dengan harga korelasi (r) 0 997. Harga korelasi (r) mendekati 1 menunjukan bahwa kurva larutan standar yang dihasilkan mendekati linier. Kandungan iodium dalam garam konsumsi dengan merk Refina Dolina Dolpin Garam Meja Beryodium Garam Gurih dan Garam meja diukur menggunakan fotometer sederhana berturut-turut adalah 178 56 150 56 186 56 62 56 30 56 dan 30 56 ppm. Kandungan KIO3 dalam semua sampel garam lebih besar 30 ppm. Hal ini menunjukan bahwa garam-garam tersebut telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).