Skripsi
Penerapan pembelajaran kooperatif model jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar pada kompetensi dasar mengelola informasi (Studi pada siswa kelas X Program Keahlian Pemasaran di SMK Ma\'arifr NU 4 Pakis Kabupaten Malang) / Inayatul Fitriya
Abstrak
Kata kunci Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw Hasil Belajar Model Pembelajaran Kooperatif perlu diterapkan dalam proses belajar mengajar untuk menciptakan situasi pembelajaran yang lebih bervariasi dan dapat meningkatkan peran serta siswa dalam pembelajaran. Belajar kooperatif didasarkan pada hubungan antar motivasi hubungan interpersonal dan strategi pencapaian khusus. Oleh karena itu model pembelajaran kooperatif dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan siswa keterampilan berfikir sikap positif terhadap materi pelajaran dan hasil belajar. Melalui penggunaan pendekatan pembelajaran Jigsaw ini diharapkan mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw pada Kompetensi Dasar Mengelola Informasi siswa kelas X di SMK Ma arif NU 4 Pakis untuk mengetahui (1) Penerapan Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw. (2) Hasil belajar siswa setelah mengikuti Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw. (3) Respon siswa setelah mengikuti Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw. (4) Hambatan-hambatan yang muncul selama diterapkannya Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw serta solusinya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tidakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Pemasaran SMK Ma arif NU 4 Pakis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes angket wawancara observasi dan dokumentasi. Prosedur penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi dan (4) refleksi. Teknik analisis data dalam penelitian ini melalui tiga tahap yaitu reduksi data display data dan kesimpulan refleksi. Hasil penelitian tersebut diperoleh empat simpulan sebagai berikut pertama penerapan Pembelajaran Model Jigsaw dilakukan dengan 5 tahap yaitu siswa dibagi ke dalam kelompok membaca diskusi kelompok ahli laporan tim dan tes. Kedua hasil belajar atas penerapan Model Jigsaw yang diperoleh siswa dari aspek kognitif terbukti mengalami peningkatan dari rata-rata ulangan harian sebelum diterapkan Model Jigsaw sebesar 67 dan meningkat menjadi 78 pada post test siklus I. Sedangkan nilai rata-rata post test siklus II adalah 87. Ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan. Pada post test siklus I sebesar 65 22% meningkat pada post test siklus II menjadi 91 30%. Ketiga penerapan Model Jigsaw mendapat respon sangat baik hal ini berdasarkan pada hasil angket yang menyatakan bahwa siswa senang dengan Model Jigsaw terutama ketika bekerja sama dalam kelompok yang bervariasi karena dapat memupuk rasa saling menyayangi pernyataan ini mendapatkan respon paling tinggi dari siswa. Dan keempat terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan Model Jigsaw. Namun hambatan tersebut tidaklah menjadi penghalang untuk tetap bisa menerapkan Model Jigsaw karena peneliti telah menemukan solusi atas hambatan yang terjadi. Berdasarkan uraian di atas beberapa saran yang disampaikan peneliti adalah sebagai berikut 1) Bagi guru disarankan untuk mencoba menerapkan Pembelajaran Jigsaw karena dari respon siswa diperoleh data bahwa siswa sangat senang dengan Pembelajaran Jigsaw ini. Selain itu Pembelajaran Jigsaw diharapkan dapat memberikan variasi cara guru dalam mengajar sehingga siswa tidak bosan hanya dengan menggunakan metode ceramah saja. 2) Untuk peserta didik lebih meningkatkan keberaniannya untuk mengajukan pertanyaan jawaban maupun tanggapan karena semakin aktif siswa dalam Pembelajaran Jigsaw akan semakin baik. 3) Bagi peneliti berikutnya diharapkan untuk melakukan penelitian dengan menggunakan pembelajaran kooperatif dengan model yang sama pada mata pelajaran yang sama/beda namun dalam tempat yang berbeda untuk mengembangkan dan menerapkan Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw.