Skripsi
Kemampuan menemukan masalah utama berita bertopik sama siswa kelas VIIIA dan B SMP Negeri 7 Malang tahun pelajaran 2012/2013 / Sherly Debrina Savitri
Abstrak
Kata kunci pembelajaran membaca membaca ekstensif membaca berita. Membaca merupakan salah satu dari empat aspek keterampilan berbahasa yang dikembangkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Salah satu kompetensi yang dikembangkan dalam pembelajaran membaca yaitu menemukan masalah utama dari beberapa berita yang bertopik sama melalui membaca ekstensif. Pada siswa kelas VIII SMP diharapkan mampu menemukan masalah utama beberapa berita yang bertopik sama. Dewasa ini setiap orang dituntut untuk memiliki kemampuan menyerap dan menguasai informasi yang beredar. Karena sebagian besar informasi yang beredar dalam bentuk tulis seperti buku teks majalah jurnal dan surat kabar maka kemampuan yang sangat diperlukan untuk menyerap informasi adalah kemampuan membaca. Oleh karena itu pembelajaran menemukan masalah utama berita ini sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari siswa. Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menemukan masalah utama berita bertopik sama siswa kelas VIIIA dan B SMP Negeri 7 Malang. Secara khusus tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menemukan masalah utama berita bertopik sama pada aspek (1) mengidentifikasi informasi pokok teks berita (2) menentukan persamaan dan perbedaan masalah pada beberapa berita bertopik sama dan (3) menyimpulkan masalah utama dari berita yang bertopik sama. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan deskriptif. Subjek umum penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Malang sedangkan subjek khusus penelitian adalah 70 siswa. Data yang diperoleh dalam penelitian berupa skor kemampuan menemukan masalah utama beberapa berita yang bertopik sama siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Malang. Analisis data dilakukan dalam empat langkah yaitu (1) tahap perencanaan (2) pengumpulan data (3) analisis data dan (4) penggolongan kemampuan berdasarkan kualifikasi. Berdasarkan analisis dalam penelitian ini secara umum dapat diketahui bahwa kemampuan menemukan masalah utama beberapa berita yang bertopik sama siswa kelas VIIIA dan B SMP Negeri 7 Malang mampu mencapai standar ketuntasan hal ini dibuktikan sebesar 77 1% (54 siswa) mendapatkan nilai 8805 75 yang artinya melebihi standar pencapaian ketuntasan sebanyak 70% sedangkan kemampuan menemukan masalah utama berita yang bertopik sama siswa kelas VIIIA dan B SMP Negeri 7 Malang per aspek dapat dinyatakan (1) mampu mengidentifikasi informasi pokok teks berita dengan memperoleh nilai 8805 75 sebanyak 66 siswa (94 3%). Sementara itu siswa yang cukup mampu dan kurang mampu mengidentifikasi informasi pokok teks dengan memperoleh nilai