Tugas Akhir
Studi evaluasi pelaksanaan erection precast dan perbandingan rencana anggaran biaya plat precast dan plat konvensional / Hifrery Laksana Ugama
Abstrak
Kata Kunci pelaksanaan RAB pondasi tiang pancang pile cap Struktur beton merupakan komponen penting dalam bangunan dimana fungsinya sebagai rangka bangunan dan penahan gaya-gaya yang ada dalam bangunan tersebut. Adapun gaya-gaya yang ada di dalam bangunan yaitu beban mati yang berupa berat beton itu sendiri beban hidup yang direncanakan dalam penentuan kekuatannya dan gaya-gaya horizontal maupun vertical dari luar seperti tekanan angin dan gravitasi. Kekuatan utama untuk menerima gaya-gaya atau beban yang diterima oleh struktur yang berada di area setiap joint struktur. Studi Proyek Akhir ini dilakukan pada proyek Pembangunan Rusunawa Type 24 Probolimggo . Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dengan observasi interview (wawancara) dan dokumentasi. Dari data-data tersebut dilakukan analisa melalui pembandingan antara teori dan pelaksanaan dari masing-masing komponen kemudian menyimpulkan hasil penelitian. Dari hasil studi proyek diperoleh bahwa pelaksanaan erection tiap tiap struktur ada beberapa tahap yaitu penentuan titik pengcekan beam pengangkatan grouting dan topping. Dari hasil pembahasan pelaksanana erection precast dengan kajian teori dapat disimpulkan bahwa secara garis besar pelaksanaan erection precast sudah sesuai dengan kajian teori. Sedangkan perbandingan RAB plat pre cast dan plat konvensional lebih mahal plat precast sebesar Rp 15.555 85 per 1 meter persegi. Saran yang dinajurkan dari proyek ini adalah hendaknya mengantisipasi angin tiup pada proyek yang menggangu proses erection. Sehingga pelaksanaan proyek dapat sesuai dengan rencana.