Skripsi
Pengembangan game edukasi sebagai media pembelajaran pada standar kompetensi memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi kelas X di MAN 3 Malang / Sunsya Putri Ratu Pertiwi
Abstrak
Kata Kunci pengembangan media pembelajaran game edukasi. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Malang merupakan salah satu sekolah Menengah setara dengan SMA yang termasuk dalam madrasah terpadu di Indonesia. Sebagai madrasah terpadu MAN 3 Malang menyediakan berbagai fasilitas perangkat teknologi yang dapat membantu siswa dalam belajar sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan siswa secara optimal. Namun ketersediaan fasilitas tersebut belum digunakan secara optimal oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas khususnya pada matapelajaran TIK. Dalam kegiatan pembelajaran guru lebih sering menggunakan media yang bersifat satu arah dan cenderung tidak interaktif. Hal ini membuat siswa merasa jenuh sehingga melakukan aktifitas lain (bermain game browsing melihat video) yang lebih menarik. Oleh karena itu penulis mengembangkan game edukasi sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game edukasi sebagai media pembelajaran pada standar kompetensi memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan TIK kelas X di MAN 3 Malang dan menilai tingkat kelayakan media tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Borg dan Gall dalam Sukmadinata (2007). Adapun tahap-tahap pengembangan tersebut meliputi (1) analisis kebutuhan (2) perancangan media (3) produksi media (4) validasi ahli materi dan ahli media (5) revisi materi dan media (6) uji coba kelompok kecil (7) revisi media (8) uji coba lapangan (9) revisi media (10) media siap digunakan. Produk yang dihasilkan berupa game edukasi sebagai media pembelajaran. Subjek uji coba meliputi ahli materi ahli media dan siswa kelas X MAN 3 Malang. Berdasarkan hasil analisis data dari hasil validasi dan uji coba yang dilakukan didapat persentase hasil validasi ahli media sebesar 89 17% hasil ahli materi sebesar 95 71% hasil uji coba kelompok kecil sebesar 78 66% dan hasil uji coba lapangan sebesar 87 56% sehingga media sudah dinyatakan sangat valid. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa game edukasi sebagai media pembelajaran untuk siswa kelas X ini dapat digunakan.