UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Makna simbolis ragam gerak pada pertunjukan tari dongkrek di Sumber Bening Balerejo Madiun / Risa Anggriana Fitri

Fitri, Risa Anggriana - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci makna simbolis ragam gerak Dongkrek Madiun Ragam gerak pertunjukan tari Dongkrek cenderung hanya diulang-ulang tapi memiliki kekhasan dan makna tersendiri dalam setiap babak yang diperankan oleh masing-masing tokoh. Dalam tari Dongkrek setiap tokoh mempunyai ragam gerak yang berbeda-beda yaitu ragam gerak orang tua sakti ragam gerak genderuwo ragam gerak butakala ragam gerak wanita pencibir dan ragam gerak gendhongan yang menjadi ciri khas dari tari ini dan tidak ditemui pada kesenian lainnya. Oleh karena itu masalah yang diambil adalah bagaimana bentuk pertunjukan tari Dongkrek dan makna simbolis ragam gerak dalam tari Dongkrek di Desa Sumber Bening Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yaitu bentuk pertunjukan tari Dongkrek dan makna simbolis ragam gerak dalam tari Dongkrek di Desa Sumber Bening Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah Andri (pimpinan tari Dongkrek) Doelrokhim (tetua yang mengerti Dongkrek) dan Ismono (seniman Dongkrek). Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan wawancara observasi dan dokumentasi. Adapun analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif dari Miles dan Huberman. Untuk mengecek keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertunjukan tari Dongkrek terdiri dari tiga babak yaitu babak pertama perempuan sedang dikepung genderuwo dan butakala babak kedua peperangan dan babak akhir adalah penyelamatan. Dalam ragam gerak tari Dongkrek terdapat makna simbolis yang mempunyai makna baik yaitu gerak mbagong yang melambangkan pemimpin yang berwibawa gerak ulap-ulap melambangkan seseorang berpandangan ke depan gerak tapa menggambarkan meminta petunjuk kepada Tuhan gerak perangan melambangkan berani melawan sifat-sifat buruk gerak tumbakan melambangkan menahan hawa nafsu gerak jalan warokan melambangkan kesombongan gerak awasan melambangkan sifat iri hati gerak nyebar melambangkan seseorang yang senang menyebarkan keburukan gerak ukelan melambangkan sifat manusia yang mensyukuri nikmat Tuhan gerak geyolan melambangkan sifat ketakaburan gerak natih melambangkan gotong royong dan saling membantu sesama manusia. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyarankan kepada masyarakat khususnya masyarakat Madiun dan generasi muda untuk mempelajari makna simbolis ragam gerak yang mempunyai makna yang sangat baik untuk menjadi pedoman hidup.


Informasi Detail
DDC
Rs 793.3195982 FIT m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, 2013.
Deskripsi Fisik
viii, 100 lembar : il., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00217/KI/13
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang, 2013
Subjek
1. TARI DONGKREK (MADIUN) - PERTUNJUKAN
Pembimbing
1. Tjitjik Sriwardhani ; 2. Hartono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik